PW Muhammadiyah Jateng Lantik Direktur Pontren dan 5 Kepala Madrasah di Kudus

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Mudir (Direktur) Pondok Pesantren (Pontren) dan 5 Kepala Madrasah Periode Tahun 2024-2028 di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus. (Foto:J05)

Pelantikan Mudir (Direktur) Pondok Pesantren (Pontren) dan 5 Kepala Madrasah Periode Tahun 2024-2028 di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah resmi melantik Mudir (Direktur) Pondok Pesantren (Pontren) dan 5 Kepala Madrasah Periode Tahun 2024-2028 di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus, Selasa, 13/08/2024.

Mudir Pondok Pensantren Muhammadiyah Kudus yang dilantik Periode 2024-2025 yakni, Oemar Teguh Sabda Laksana.

Sementara 5 kepala madrasah yang dilantik, yaitu Kepala MI Muhammadiyah Al Tanbih Suyanto, Kepala MI Muhammadiyah Bae, Kepala MA Muhammadiyah Kudus Ladun Hakim, Kepala MTs Muhammadiyah Kudus Nadhif, Kepala MI Muhammadiyah Kedungsari Etick Rohmawati.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dodok Sartono secara langsung melantik Mudir Pondok Pesantren dan 5 Kepala Madrasah di Lingkungan PDM Kabupaten, bertempat di Gedung Crystall Building UMKU.

Hadir pula, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus Suhadi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan FNM) Sri Haryoto, Ketua PDM Kabupaten Kudus Noor Muslikhan, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Pengunjung Naik hingga 30 Persen saat Libur Nataru, Destinasi Wisata Lereng Gunung Muria Jadi Jujugan Favorit di Kudus

Ketua Majelis Dikdasmen dan FNM, Sri Haryoko menerangkan, keenam nama yang resmi dilantik menjadi Mudir dan Kepala Madrasah sudah melalui proses seleksi ketat.

“Jadi ada usulan dari masyarakat, lalu kita tampung dan kita lakukan seleksi. Proses seleksi yang kita lakukan di antaranya ada tes kompetensi manajerial, keanggotaan, keaktifan dan lainnya karena terkait kepemimpinan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haryoko menyebut bahwa saat ini sebanyak 21 sekolah atau madrasah di lingkungan PDM Kabupaten Kudus sudah terisi oleh kepala sekolah. Baik itu, jenjang SD atau MI, MTs atau SMP, MA atau SMA dan SMK.

Pihaknya pun menekankan kepada para kepala madrasah dan Mudir Pondok Pesantren agar dapat semakin berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuai dengan tagline Muhammadiyah yakni Unggul Berkemajuan.

“Ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Kudus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan di daerah ini,” tandasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru