Pustu Colo Diresmikan, Hadirkan Inovasi Skrining Kesehatan Berbasis AI

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi layanan skrining kesehatan berbasis teknologi SMECE di Pustu Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Inovasi layanan skrining kesehatan berbasis teknologi SMECE di Pustu Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus resmi dioperasikan pada Jumat, 9/1/2025.

Peresmian fasilitas kesehatan ini sekaligus menandai penerapan inovasi layanan skrining kesehatan berbasis teknologi bertajuk SMECE.

SMECE merupakan singkatan dari Screening Mediscan Face, sebuah sistem skrining kesehatan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Melalui pemindaian wajah menggunakan kamera, sistem ini mampu menampilkan analisis kondisi kesehatan pasien secara otomatis dan cepat.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa kehadiran SMECE menjadi terobosan layanan kesehatan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, pemeriksaan dapat dilakukan secara singkat, namun hasilnya mendekati pemeriksaan laboratorium.

“Tadi sudah pada mencoba dan hasilnya sangat mendekati kondisi riil yang ada di laboratorium. Inivasi ini dihadirkan dalam rangka memberikan prima kepada masyarakat, khususnya di Desa Colo dan sekitarnya,” kata Bupati.

Ia mengungkapkan, hasil uji coba SMECE menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Inovasi ini dihadirkan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat, khususnya warga Desa Colo dan wilayah.

Dalam sistem SMECE, terdapat enam indikator pemeriksaan, yakni kondisi psikologis, tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, laju pernapasan, serta saturasi oksigen. Proses skrining dilakukan sambil pasien berbicara atau bercerita.

Baca Juga :  Lewat Program FLF, Lesbumi Kudus Ajak 50 Calon Mahasiswa Pilihan Kuasai Networking

“Tadi kami juga langsung mencoba SMECE. Contohnya, detak jantung saya tercatat 72, sementara hasil pengukuran pakai jam pintar saya menunjukkan 73. Artinya, hasilnya sangat mendekati dan akurat,” tandasnya.

Bupati juga menilai layanan ini sangat strategis mengingat letak Pustu Colo berada di kawasan wisata dan jalur peziarah Sunan Muria.

Keberadaan fasilitas kesehatan yang mudah diakses diharapkan mampu memberikan layanan cepat bagi warga, wisatawan, maupun peziarah, sekaligus mencegah risiko kesehatan sejak dini.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Mustiko Wibowo, menyebut SMECE sebagai inovasi pertama di Indonesia yang memadukan analisis wajah dan suara berbasis AI.

Pasien cukup mengisi data awal dan berbicara selama sekitar 45 detik, lalu sistem akan memproses data tersebut untuk mendeteksi risiko penyakit seperti stroke dan gangguan kardiovaskular, sehingga membantu dokter melakukan penanganan lebih dini. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru