Progres Sekolah Unggulan di Kudus Masih Menunggu Hasil Studi Kelayakan

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto:J05)

Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Progres rencana pembuatan sekolah unggulan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus masih dalam proses uji kelayakan. Sekolah unggulan ini rencananya nanti diperuntukkan bagi anak kurang mampu yang berprestasi.

kalau sekolah unggulan ini nantinya sudah berjalan, maka siswa dibiayai seluruhnya oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus dan siswa gratis tanpa ada tarikan biaya apapun. Sehingga, daya tampung siswa kemungkinan ada pertimbangan dari kemampuan anggaran juga.

Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha menyampaikan bahwa rencana sekolah unggulan ini sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 sebesar Rp 500 juta.

Anggaran tersebut diperuntukkan guna penyusunan naskah akademis dan studi kelayakan. Saat ini, tahap tersebut masih berjalan, dan hasil dari studi kelayakan ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk melanjutkan program sekolah unggulan.

“Kita masih mohon petunjuk. Hasil dari studi kelayakan itu kan harus masuk ke perencanaan, apakah hasil studi kelayakan oke atau tidak itu kan menjadi dasar untuk tahap selanjutnya,” katanya, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga :  Kudus Tuan Rumah Puncak Hari Santri Jawa Tengah 2025, Persiapan Pameran UMKM Dimulai

Pihaknya menyebut, hasil dari studi kelayakan ini nantinya juga akan menjadi dasar untuk penganggaran tahun 2025, untuk anggaran pembangunan, penerimaan peserta didik baru (PPDB), boarding school dan lain sebagainya.

“Ini belum ada petunjuk lebih lanjut, masih nunggu arahan,” tambahnya.

Anggun juga mengungkapkan bahwa program sekolah unggulan juga belum dipaparkan secara resmi kepada Pj Bupati Kudus yang baru, yakni M Hasan Chabibie. Sebab, belum menemukan waktu yang tepat untuk membahas hal tersebut.

“Sekolah unggulan kan kita bicara masalah layak dan tidak layaknya dulu, dari banyak faktor ada sosial ekonomi, keuangan daerah, dan lainnya. Belum ada paparan resmi, karena waktunya belum ada yang pas bertemu dengan Pj baru,” terangnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru