Program Pendidikan Koperasi Masuk Sekolah, Kudus Siapkan Skema Pelaksanaan

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa tengah mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMP 2 Jekulo, Kabupaten Kudus, beberapa waktu. (Foto: J05)

Para siswa tengah mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMP 2 Jekulo, Kabupaten Kudus, beberapa waktu. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kabupaten Kudus mulai menyiapkan langkah lanjutan setelah Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai provinsi percontohan pertama untuk Program Insersi Pendidikan Perkoperasian di Indonesia.

Program ini akan mulai dirancang penerapannya di tingkat daerah.

Program tersebut sebelumnya diluncurkan pada 5 Juni 2026 oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Toni Toharudin.

Tujuannya adalah memperkenalkan nilai dan praktik koperasi sejak usia sekolah.

Di Kabupaten Kudus, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) masih melakukan koordinasi lintas instansi sebelum program ini benar-benar diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima gambaran awal terkait modul pembelajaran yang disiapkan pemerintah provinsi untuk jenjang SD, SMP, MI, hingga MTs.

“Untuk saat ini kami masih menunggu penyelarasan bersama instansi terkait. Jadi belum bisa langsung dijalankan karena masih perlu pembahasan teknis di daerah,” ujar Anggun, Selasa 9/6/2026.

Ia menyebutkan bahwa ada dua hal penting yang sedang dipersiapkan, yaitu model penyisipan materi koperasi dalam pembelajaran serta kesiapan tenaga pendidik dalam menyampaikan materi tersebut.

Baca Juga :  350 Guru Ikuti Workshop Karya Tulis Ilmiah

“Guru-guru harus lebih dulu dibekali. Jadi sebelum sampai ke siswa, perlu ada pelatihan atau penguatan materi dari dinas yang membidangi koperasi,” katanya.

Menurutnya, hingga kini belum ada keputusan final apakah materi koperasi akan dimasukkan ke mata pelajaran tertentu atau diajarkan melalui skema lain di luar struktur kurikulum utama.

“Belum diputuskan secara teknis, apakah nanti masuk ke mapel tertentu atau melalui kegiatan pembelajaran tambahan. Ini masih perlu dirumuskan agar sekolah tidak kebingungan,” tambahnya.

Meski begitu, ia menilai bahwa sebagian materi tentang koperasi sebenarnya sudah pernah diperkenalkan kepada siswa melalui mata pelajaran seperti Pendidikan Pancasila dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Namun dengan adanya program baru ini, materi tersebut akan diperkuat melalui modul khusus agar pemahaman siswa lebih terarah dan mendalam.

“Kami berharap dengan adanya program ini, anak-anak bisa lebih memahami konsep koperasi secara lebih baik dan tidak hanya sekadar teori,” tutupnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru