Jurnalpantura.id, Kudus – Program BERAKSI (Berbudaya Aktif Literasi dan Numerasi) yang digagas oleh Pusat Belajar Guru (PBG) bekerja sama dengan Bakti Pendidikan Djarum Foundation membuahkan hasil yang menggembirakan.
Program ini menyasar siswa SD dan MI di Kudus yang sebelumnya tercatat memiliki nilai raport rendah, dan telah mendapatkan pelatihan serta pendampingan intensif selama enam bulan sejak Mei 2024.
Sebanyak 10 sekolah menjadi sasaran utama dalam program ini, yang dipilih berdasarkan seleksi ketat melihat nilai raport siswa dan komitmen sekolah.
Tujuan utama program BERAKSI adalah meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui berbagai pendekatan yang kreatif dan berbasis budaya lokal.
Setelah melalui proses pelatihan dan pendampingan, hari ini, Senin, 19 Mei 2025, program BERAKSI resmi ditutup melalui gelaran expo di Gedung PBG Kudus.
Acara ini menjadi puncak evaluasi sekaligus ajang unjuk kreativitas dari masing-masing sekolah peserta, yang menampilkan hasil pembelajaran selama enam bulan terakhir.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, turut hadir dalam expo tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas kemajuan yang dicapai oleh sekolah-sekolah peserta program.
Ia menyoroti peningkatan nilai raport siswa sebagai indikator keberhasilan yang nyata.
“Hasilnya ada, raport naik semua, ada parameternya untuk anak-anak, kemampuan membaca dan menghitungnya lebih baik,” ujar Sam’ani.
Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program BERAKSI ke depan, mengingat tantangan dunia pendidikan saat ini yang makin kompleks.
“Programnya sangat bagus, kadang kan dilupakan setelah media sosial menyerang, game, dan sekarang mereka juga aktif menulis, dan tetap berbudaya,” tambahnya.
Ketua Pengelola Program PBG Kudus, Oktavian Saputra, menyatakan bahwa peningkatan nilai raport juga tercermin dari hasil ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) akhir tahun 2024.
Dua madrasah, yakni MI Darul Ulum 02 Ngembalrejo dan MI Maslakul Falah bahkan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama Kudus karena mencatat capaian raport terbaik.
Dengan hasil yang menggembirakan ini, Oktavian berharap program BERAKSI dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Kudus.
“Harapan kami, akan memperluas untuk capaian sekolah dan sasaran, sehingga program ini banyak menyebar di sekolah,” pungkasnya. (J05/A01)










