Perjuangan Sengit di Audisi Umum PB Djarum 2025: Perebutan 6 Super Tiket Putri Memanas!

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan salah satu atlet sektor putri di Audisi Umum PB Djarum 2025 (Foto:Istimewa)

Penampilan salah satu atlet sektor putri di Audisi Umum PB Djarum 2025 (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Ratusan talenta muda bulutangkis bertarung habis-habisan untuk mengamankan Super Tiket di Audisi Umum PB Djarum 2025. Di sektor putri, persaingan memanas karena hanya ada 6 slot Super Tiket yang diperebutkan melalui jalur turnamen.

Selain itu, ada juga Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat untuk mereka yang punya potensi luar biasa meski gagal di babak turnamen.
​
Menurut Yuni Kartika, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, persaingan tahun ini jauh lebih ketat karena kualitas peserta di kategori U-11, KU 11, dan KU12 sangat merata.

Peraih Uber Cup 1994 ini mengakui bahwa kemampuan para atlet meningkat pesat, mulai dari teknik dasar, fisik, hingga postur tubuh.

​“Kualitas peserta tahun ini meningkat pesat. Mereka sadar persaingan masuk PB Djarum sangat ketat, jadi mereka sudah berlatih keras jauh-jauh hari,” kata Yuni, pada Kamis 11/09/2025.

“Hal ini membuat tim kami harus lebih jeli, salah satunya dengan memperhatikan postur tubuh,” ujarnya.

​Mengapa Postur Tubuh Penting? Peraih medali perak Asian Games 1994 ini menjelaskan, postur tubuh kini menjadi pertimbangan utama. Dulu, pukulan dan teknik dianggap lebih penting.

Namun, seiring berjalannya waktu, gaya permainan sektor putri semakin mengandalkan ketahanan fisik dan reli panjang.
​
“Postur tubuh ideal sangat menguntungkan. Atlet bisa menjangkau seluruh area lapangan dan punya daya tahan yang lebih baik,” jelas Yuni.

“Itulah sebabnya postur tubuh kini menjadi salah satu kriteria utama kami.” terang Yuni.

​Selain postur, mentalitas dan karakter juga dinilai sangat penting. Dua hal ini akan diuji lebih dalam saat fase karantina, di mana atlet harus menunjukkan potensi terbaik mereka.
​
“Untuk menjadi pemain putri yang komplet, mereka harus punya kecerdasan, bakat, postur tubuh, fisik, daya tahan, dan konsistensi. Itulah yang kami cari dan akan kami asah lebih dalam saat karantina,” imbuhnya.
​
​Beberapa atlet putri menunjukkan semangat juang yang luar biasa, seperti Najwa Khaira Wilda, peserta U-11 dari PB Eka Jaya Sidoarjo. Meski baru pertama kali ikut audisi, Najwa berhasil melaju ke babak semifinal dengan mengalahkan lawan dua gim langsung.

Baca Juga :  Puluhan Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa ASTI Kudus

​“Saya banyak berlatih drilling dan lari. Pertandingan tadi tegang, tapi saya bertekad menang,” kata Najwa, atlet berusia 9 tahun.

“Pelatih menyarankan saya bermain dengan bola lob dan dropshot, dan itu berhasil.”

​Di kategori KU-11, Joylynn Jusuf dari PB Champion Klaten juga melaju ke semifinal. Postur tubuhnya yang jangkung membantunya mengendalikan permainan. Joylynn mengaku sempat gugup karena pernah gagal tahun lalu.
​
“Tahun lalu saya gagal karena belum bisa mengontrol pukulan. Tapi sekarang saya lebih yakin. Pola permainan saya lebih banyak menurunkan bola dan netting supaya lawan kesulitan. Semoga besok menang lagi dan dapat Super Tiket,” kata Joylynn.

​Sementara itu, di KU-12, Syauqia Aisya Inara dari PB Istimewa Yogyakarta menunjukkan dominasinya. Pukulan-pukulan akuratnya sering membuat lawan kewalahan.
​
“Kunci kemenangan saya adalah bermain tenang, percaya diri, dan konsisten. Banyak yang saya perbaiki setelah Audisi Umum tahun lalu, mulai dari sikap di lapangan, kualitas permainan, sampai kontrol emosi,” ungkapnya.

​Audisi Umum PB Djarum 2025 akan mencapai puncaknya pada hari Jum’at 12/09/2025 besuk. Di sektor putri, Super Tiket akan diberikan kepada mereka yang berhasil masuk final. Sementara di sektor putra, Super Tiket menjadi milik para semifinalis. Audisi tahun ini diikuti oleh 1.729 peserta dari seluruh Indonesia. (J02/A01)

Berita Terkait

Dramatis! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Bupati Sam’ani Rayakan Kemenangan Bersama Warga Kudus
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
BRI Dukung Kejurkab Bupati Cup 2026, Dorong Semangat dan Prestasi Basket Pelajar Kabupaten Demak
Memburu Tiket ke PB Djarum, 1.601 Pebulutangkis Muda Bertarung di Kudus
Kudus Finis Peringkat 14 Popda Jateng 2026, Disdikpora Evaluasi Pembinaan Atlet
Jadwal Kuliah Padat Tak Halangi Raffael Ega Boyong Emas Karate Internasional
Rehabilitasi Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Capai 50 Persen, Atap Diganti Material Alderon
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Dramatis! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Bupati Sam’ani Rayakan Kemenangan Bersama Warga Kudus

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:41 WIB

Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga

Jumat, 18 September 2026 - 14:25 WIB

BRI Dukung Kejurkab Bupati Cup 2026, Dorong Semangat dan Prestasi Basket Pelajar Kabupaten Demak

Rabu, 9 September 2026 - 20:49 WIB

Memburu Tiket ke PB Djarum, 1.601 Pebulutangkis Muda Bertarung di Kudus

Berita Terbaru