Peringati Hari Telinga Sedunia, RS Sarkies Aisyiyah Gelar Pemeriksaan Telinga Gratis di TK ABA 1 Kudus

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan telinga di TK ABA 1 Kudus dalam rangka Hari Telinga dan Pendengaran Sedunia. (Foto: JP)

Pemeriksaan telinga di TK ABA 1 Kudus dalam rangka Hari Telinga dan Pendengaran Sedunia. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dalam rangka memperingati Hari Telinga dan Pendengaran Sedunia, Rumah Sakit (RS) Sarkies Aisyiyah menggelar acara pemeriksaan telinga gratis untuk siswa-siswi TK ABA 1 Kudus pada Selasa, 25/2/2025.

Puluhan siswa secara bergantian menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) RS Sarkies Aisyiyah, dr. Santo Mudha Pratomo, Sp.THT.

Selain pemeriksaan, para siswa juga diberikan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan telinga untuk mencegah masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi pendengaran mereka di masa depan.

Humas dan Media Informasi S Sarkies Aisyiyah Kudus, dr. Fauzia Dina Aulia, menjelaskan bahwa meski peringatan Hari Telinga dan Pendengaran Sedunia diperingati pada 3 Maret, pihak rumah sakit memilih untuk melaksanakan kegiatan lebih awal.

“Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan Bulan Ramadan, sehingga kami memutuskan untuk menggelar acara pada tanggal 25 Februari,” ujarnya.

Menurut dr. Fauzia, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, mengenai pentingnya menjaga kesehatan telinga dan pendengaran sejak dini.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi dini masalah pendengaran yang mungkin dialami oleh anak-anak, agar dapat segera ditangani sebelum berdampak pada perkembangan mereka.

Baca Juga :  Belanja Mie di Pasar Kalirejo, Warga Prawoto Tiba-tiba Meninggal dunia

Dalam kesempatan tersebut, dr. Santo Mudha Pratomo, Sp.THT, selaku dokter yang memimpin pemeriksaan, mengungkapkan bahwa kesehatan telinga sangat vital, terutama pada masa pertumbuhan anak.

“Deteksi dini terhadap masalah pendengaran dapat mencegah dampak negatif pada perkembangan bicara, bahasa, dan sosial anak,” jelas dr. Santo.

Melalui acara ini, RS Sarkies Aisyiyah berharap dapat lebih memperkenalkan pentingnya menjaga kesehatan telinga kepada masyarakat Kudus, khususnya anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa.

Untuk itu, edukasi tentang kebersihan telinga juga menjadi bagian dari upaya preventif yang dilakukan dalam kegiatan ini.

Beberapa tips penting yang disampaikan untuk menjaga kesehatan telinga antara lain adalah memperhatikan kebersihan liang telinga, menghindari penggunaan obat dalam jangka panjang tanpa rekomendasi dokter, serta menghindari suara bising yang dapat merusak pendengaran.

“Hindari membersihkan telinga terlalu sering, karena manfaat dari kotoran telinga sebagai media pertahanan tubuh dari masuknya serangga dan debu,” tambah dr. Santo.

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru