Jurnalpantura.id, Kudus – Atlet menembak dari Kudus berhasil memboyong medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SMA/SMK tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Gor Jati Diri Semarang, Rabu, 18/6/2025.
Atlet menembak tersebut bernama Zahra Talita Syifa, yang merupakan siswi SMK Duta Karya Kudus. Zahra berhasil meraih medali perak untuk kategori kelas 3 cabang olahraga (cabor) menembak ajang Popda Provinsi Jawa Tengah.
Pelatih Cabor Menembak Kontingen Kudus, Yuris Februari menyampaikan bahwa, ini adalah kali pertama atlet menembak mengikuti ajang Popda Provinsi Jawa Tengah. Ia mengaku bangga, salah satu atletnya berhasil meraih medali.
“Awal dan perdana bagi cabor menembak Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Kudus menggikuti Popda, dan Alhamdulilah dapat juara 2 (medali perak),” katanya Yuris, Kamis, 19/6/2025.
Selain Zahra, lanjut Yuris, Kabupaten Kudus juga mengirim satu atlet lagi bernama Cantika Qolbu Anisa, yang mengikuti cabor menembak di Kelas Bencrest WRABF 25 meter. Pada lomba tersebut, Cantika mendapatkan peringkat ketujuh.

“Cantika yang merupakan siswi dari SMK Banat Kudus meraih peringkat ketujuh,” beber Yuris yang juga Ketua Harian Perbakin Kudus.
Yuris juga menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan awal yang baik dalam mengikuti ajang Popda. Pihaknya pun berharap, semakin banyak tercipta atlet-atlet berpotensi di Kabupaten Kudus yang mengukir prestasi dalam kejuaraan apapun.
Sementara itu, Kabid Olahraga pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Widoro Heriyanto turut merasa bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh atlet menembak di ajang Popda Provinsi Jawa Tengah.
“Tahun ini menembak bisa menyumbangkan medali, ini kejutan juga, baru pertama kali ikut langsung dapat juara,” katanya.
Ia menilai bahwa pembinaan atlet di Kabupaten Kudus telah mengalami peningkatan yang bagus. Sehingga, banyak potensi di Kota Kretek yang tidak kalah saing dengan atlet-atlet terbaik dari daerah lainnya di ajang Popda.
“Secara perkembangan, seperti menembak kan baru pertama kali mengirim, ini sebuah bukti kalau pembinaan sudah lebih baik. Kita tidak kalah dengan daerah lain yang saran dan prasarananya sangat mendukung,” tambahnya.
Widoro pun berharap, prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk atlet-atlet lainnya, terutama cabor menembak agar semangat lagi dalam mengukir prestasi. Tidak hanya di ajang Popda, tetapi juga di kejuaraan lainnya. (J05/A01)










