Jurnalpantura.id, Kudus – Gelar karya dan Pentas seni penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMP Negeri 4 Kudus tahun 2023 secara resmi dibuka Kepala Sekolah Dedi Triaprianto. Sabtu 27/05/2023.
Menurut Kepala SMPN 4 Kudus Dedi Triaprianto, kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni ini merupakan wujud dari pendidikan kurikulum merdeka dengan penerapan P5.
“Kegiatan ini digelar selama dua hari. Hari pertama Gelar Karya bidang kewirausahaan pada Jum’at 26/05 dan hari ini yakni Pentas Seni, semua diikuti oleh siswa kelas VII,” kata Dedi Triaprianto. Sabtu 27/05/2023.
Menurut Dedi, gelar karya bidang kewirausahaan, setiap kelas menampilkan kerajinan dan inovasi yang dibuat siswa kemudian dijual di sekolah.

Sedangkan untuk pentas seni, sambungnya, siswa menampilkan berbagai macam pentas, seperti tari, pantomim. Kearifan lokal, jadi salah satu pilihan tema yang diangkat dalam kegiatan kali ini.
“Setiap kelas menampilkan hasil dan nantinya dijual disekolah. Sementara untuk pentas seni, siswa menampilkan dari hasil pengetahuan kurikulum merdeka yang mereka dapatkan di sekolah selama setahun terakhir,” terangnya.
Kesenian Barongan mengawali pertunjukan Pentas Seni Penguatan P5 oleh siswa kelas VII SMPN 4 Kudus.
Dalam pentas Barongan yang seluruhnya dimainkan oleh siswa, terlihat para siswa kelas VII ini sangat lihai dan menguasai kesenian Barongan tersebut.
Alasan dipilihnya kesenian Barongan dalam Pentas seni P5, Hira Attariq mengaku, karena Barongan salah satu budaya di Kudus.
“Kami memilih Barongan, selain sesuai tema kearifan lokal pada kurikulum merdeka, kami juga ingin melestarikan budaya Kudus,” jelas perwakilan siswa dari kelas VII. (J02/A01)










