Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) resmi meluncurkan inovasi layanan kesehatan ibu dan anak bertajuk Sibunda Komplit.
Program ini dirancang sebagai upaya preventif untuk menekan risiko kematian ibu dan bayi sejak dini melalui layanan yang terintegrasi.
Sibunda Komplit mengusung jargon “Selamatkan Ibu dan Bayi dengan Layanan Komprehensif dan Terpadu”. Inovasi ini menghadirkan layanan persalinan di puskesmas dengan paket layanan tambahan yang lebih lengkap dan mudah diakses masyarakat.
Dalam paket Sibunda Komplit, ibu hamil dapat memperoleh layanan persalinan normal, penerbitan akta kelahiran anak, pembaruan kartu keluarga, aktivasi BPJS Kesehatan bagi bayi, kunjungan pasca nifas, hingga fasilitas antar jemput persalinan secara gratis.
Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersamaan dengan peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Colo, Kecamatan Dawe, pada Jumat, 9/1/2026.
Bupati menyebut Sibunda Komplit sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Layanan ini hadir sebagai langkah untuk melayani melayani para ibu dan bayi dengan tujuan mengurangi risiko kematian ibu dan bayi. Semoga dengan adanya inovasi ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kudus telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,4 persen.
Dengan capaian tersebut, layanan kesehatan, termasuk Sibunda Komplit, dapat diakses masyarakat secara luas dan tanpa hambatan berarti.
Saat ini, layanan Sibunda Komplit telah tersedia di 13 puskesmas di Kabupaten Kudus, antara lain Puskesmas Kaliwungu, Sidorekso, Gribig, Gondosari, Dawe, Rejosari, Tanjungrejo, Jekulo, Mejobo, Jepang, dan Undaan.
Selain persalinan gratis, fasilitas ambulans juga disiagakan untuk mendukung layanan antar jemput, sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi masyarakat.
“Ambulans ini disediakan untuk rakyat dan digunakan seluas-luasnya demi kepentingan masyarakat,” tandasnya. (J05/A01)










