Pemkab Kudus Kembali Terima Penghargaan UHC Awards Tahun 2024

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Kudus, M Hasan Chabibie saat menerima Penghargaan UHC Awards Tahun 2024. (Foto:Istimewa/Diskominfo)

Pj Bupati Kudus, M Hasan Chabibie saat menerima Penghargaan UHC Awards Tahun 2024. (Foto:Istimewa/Diskominfo)

Jurnapantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menorehkan prestasi dengan kembali menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2024.

Penghargaan UHC Awards diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin kepada Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M Hasan Chabibie di Jakarta, Kamis, 8/08/2024.

Penjabat Bupati Kudus Dr. M. Hasan Chabibie menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga terkait dengan penghargaan ini.

“Kami berbangga dengan UHC Awards ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang diberikan Pemkab Kudus. Jadi ini bentuk pengakuan atas keseriusan kami bekerja. Saya juga mengapresiasi seluruh jajaran Pemkab Kudus yang telah bekerja keras, bersungguh-sungguh untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Kudus,” ungkap Hasan.

Selain itu, Hasan Chabibie juga menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi titik tolak untuk berprestasi di tahun-tahun berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus meraih penghargaan UHC Awards Tahun 2024. (Foto: Istimewa/Diskominfo)

“Saya selalu percaya terhadap kemampuan para pemimpin dan jajaran pegawai Pemkab Kudus di seluruh level. Dengan semangat Merdeka Bekerja, saya ingin agar jajaran pegawai di Pemkab Kudus bisa mengerahkan potensi terbaiknya untuk pelayanan warga. Insya Allah, akan memberikan yang terbaik untuk semua pihak,” tegas Hasan Chabibie, yang juga Kepala BKHM Kemendikbudristek.

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Kudus, dr. Heni Riswanti, penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Kudus adalah UHC Madya.

Selain itu, Indonesia juga mendapat pengakuan internasional dari International Social Security Association (ISSA). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden ISSA, Mohammed Azman, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Indonesia dalam mencapai UHC.

Baca Juga :  Pengendara Mobil di Kudus Hilang Kendali hingga Lindas Kaki Orang dan Tabrak Kios

Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia di kancah global sebagai negara yang serius dalam perlindungan jaminan kesehatan.

“UHC sangat penting untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, yang sejalan dengan prinsip kami. Dalam mencapai UHC, melibatkan berbagai upaya yang signifikan, seperti menjangkau semua masyarakat, dan memastikan pengelolaan Program JKN dalam rangka keberlanjutan finansial,” ucap Mohammed Azman.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya menambahkan, bahwa capaian UHC di berbagai daerah merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Ghufron.

Untuk memastikan akses layanan kesehatan tersebut, per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Sejak awal pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan baik dari sisi penerimaan iuran maupun pemanfaatan layanan. Pada 2014, BPJS Kesehatan menerima iuran sebesar Rp40,7 triliun, sementara pada tahun 2023 jumlahnya meningkat menjadi Rp151,7 triliun dengan kolektibilitas iuran mencapai 98,62 persen,” terang Ghufron. (J05/A01)

Berita Terkait

Kritik Pemanfaatan Simpang Tujuh, Pengamat: Jangan Sampai Pusat Pemerintahan Jadi Pusat Komersil
16 Peserta Berebut Tiga Jabatan Strategis Pemkab Kudus, Seleksi Dimulai
Bupati Sam’ani: Kades Jadi Ujung Tombak, Pelayanan kepada Masyarakat Harus Ditingkatkan
Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Serbuan Lalat Ganggu Warga dan Sekolah, Pemkab Kudus Siapkan Tim Bina Lingkungan
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kudus Raih Juara 2 TNT Award Jateng 2026, Jadi Kado Manis HUT ke-477
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Kritik Pemanfaatan Simpang Tujuh, Pengamat: Jangan Sampai Pusat Pemerintahan Jadi Pusat Komersil

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:59 WIB

16 Peserta Berebut Tiga Jabatan Strategis Pemkab Kudus, Seleksi Dimulai

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bupati Sam’ani: Kades Jadi Ujung Tombak, Pelayanan kepada Masyarakat Harus Ditingkatkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Serbuan Lalat Ganggu Warga dan Sekolah, Pemkab Kudus Siapkan Tim Bina Lingkungan

Berita Terbaru