oleh

Pasca Rusuh Antar Suporter, Polres Kudus Bersama Polres Jepara Pertemukan Dua Komponen

Jurnalpantura.id, Kudus – Paska kejadian rusuh antara pendukung Persijap Jepara dan Persiku Kudus, saat Pertandingan Piala Soeratin di Stadion Wergu Wetan. Selasa 17/09/2019 kemarin sore.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, bersama sejumlah perwira Polres Jepara serta perwakilan Manajemen Persijap Jr dan Suporter Persijap diundang ke Kudus untuk membahas dan mencari titik temu paska kerusuhan antar suporter kedua kesebelasan.

Pertemuan antar Manajemen dan perwakilan suporter baik dari Persiku Jr dan Persijap Jr dilaksanakan di Aula Mapolres Kudus Jl Kudus Pati, Rabu 18/09/2019.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman bertindak sebagai moderator pertemuan berharap dari pertemuan ini ada kesepakatan-kesepakatan yang bisa didapatkan. Selain itu, yang lebih penting adalah bagaimana agar ke depan kejadian yang sama tidak terulang kembali.

“Persoalan ini harus bisa diselesaikan dengan baik. Bagaimana penanganan pascakejadian ini, nanti akan kami bicarakan,” ujar AKBP Arif Budiman.

Kapolres Jepara juga meminta kepada kedua belah pihak yang sempat berseteru untuk bisa mengedepankan pemikiran-pemikiran damai.

Manajer Persijap Jr Nur Azis (Foto:Aik)

“Bentrok dan melakukan tindakan-tindakan anarkis jelas merugikan diri sendiri dan pihak lain. Tidak perlu hal seperti itu dilakukan kembali,” katanya.

Di sisi lain, kedua kubu juga diminta bersikap cerdas, santun dan tidak mudah terprovokasi. Kejadian di Kudus semakin menimbulkan keresahan dengan banyaknya informasi tak benar di media sosial.

Perwakilan Manajemen Persiku Jr Syafik (Foto:Aik)

Sementara itu Manajer Tim Persijap Jr, Nur Azis menyatakan sampai saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan bagaimana nasib pertadingan timnya. Pada saat kejadian pertandingan baru berjalan sekitar 13-an menit, sampai akhirnya terjadi chaos antara supporter.
Mudah-mudahan bisa segera ada hal-hal positif yang bisa ditempuh untuk kebaikan kedua belah pihak. Kami menyesalkan kejadian ini dan memohon maaf atas yang terjadi,” ujar Nur Azis. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed