Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi, Pemkab Kudus Perkuat Peran Pendamping PKH dan TKSK

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar kegiatan peningkatan kapasitas potensi sumber kesejahteraan sosial guna optimalisasi program pemberdayaan ekonomi, Selasa, 28/10/2025.

Kegiatan yang berlangsung di Kudus tersebut diikuti oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang menjadi ujung tombak dalam program kesejahteraan sosial.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peran para pendamping PKH dan TKSK dalam sistem jaring pengaman sosial.

Mereka, kata Bupati, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan agar masyarakat penerima manfaat dapat keluar dari jerat kemiskinan dan tidak kembali jatuh miskin.

“Mereka membantu memastikan agar masyarakat tidak kembali jatuh miskin. Dari yang tadinya di desil 5 jangan sampai turun jadi desil 4,” ujar Sam’ani.

Dalam arahannya, Bupati Sam’ani berpesan agar para pendamping terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan perangkat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Sinergi antarunsur tersebut diharapkan mampu menciptakan desa yang lebih kuat, sejahtera, dan mandiri.

“Kita harus bekerja bersama agar penanganan sosial ini makin efektif. Kudus harus berbeda dari daerah lain, dengan pendamping yang punya data akurat, profesional, dan berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya validasi dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial agar tepat sasaran.

Ia mengungkapkan bahwa masih ditemukan kasus penerima bantuan yang sebenarnya sudah tergolong sejahtera namun belum terhapus dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga :  Dinas Perdagangan Akan Gelar Pelatihan Makanan Sehat Sasar PKL di Kudus

“Kadang yang sudah punya rumah bagus atau mobil masih masuk daftar penerima. Ini harus dibenahi. Pendamping perlu aktif melakukan verifikasi dan berani melakukan klarifikasi di lapangan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari pembinaan teknis bagi 74 pendamping PKH dan 9 SDM TKSK se-Kabupaten Kudus.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu memperkuat kompetensi pendamping dalam mendampingi keluarga penerima manfaat agar lebih produktif dan mandiri.

“Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional para pendamping agar lebih handal. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengoptimalkan peran pendamping dalam mendorong graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” jelas Putut.

Menurutnya, graduasi merupakan indikator keberhasilan program pendampingan sosial, di mana penerima manfaat berhasil meningkatkan kesejahteraannya dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

“Dari desil 4 naik ke desil 5, kemudian ke desil 6. Kalau sudah mandiri, mereka lulus dari program dan tidak lagi menerima bantuan. Inilah wujud keberhasilan pendampingan dalam menurunkan angka kemiskinan di Kudus,” ujarnya.

Berdasarkan data DTKS tahun 2025, terdapat sekitar 314 ribu jiwa penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan sekitar 29 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) PKH di Kabupaten Kudus, serta 30 ribu penerima manfaat bantuan sosial lainnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Sulap Kawat Bulu Jadi Karya Estetik, Warga Kudus Isi Akhir Pekan Lewat Kelas Kreatif di Perpusda
Serdik Sespimmen Perkuat Kompetensi Menulis Akademik dan Publikasi Digita
Rumah Kreatif BUMN BRI Demak Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Strategi Digital dari Media Sosial ke Marketplace
622 Calon Petugas Lolos Seleksi, BPS Kudus Masuki Tahap Pelatihan Sensus Ekonomi
Rumah BUMN Demak Dorong Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Strategi Memahami Industri dan Peluang Pasar
Kantor Pertanahan Kabupaten Demak Bersama Rumah Kreatif BUMN BRI Gelar Penyuluhan Akses Reforma Agraria
Dari Rumah Jadi Usaha, Ibu-ibu di Kudus Ikuti Pelatihan Kue dan Jajanan Pasar
Tingkatkan Kompetensi dan SDM Warga Kudus, Wabup Bellinda Buka Pelatihan Ketrampilan Kerja
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:31 WIB

Sulap Kawat Bulu Jadi Karya Estetik, Warga Kudus Isi Akhir Pekan Lewat Kelas Kreatif di Perpusda

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Serdik Sespimmen Perkuat Kompetensi Menulis Akademik dan Publikasi Digita

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Rumah Kreatif BUMN BRI Demak Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Strategi Digital dari Media Sosial ke Marketplace

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:48 WIB

622 Calon Petugas Lolos Seleksi, BPS Kudus Masuki Tahap Pelatihan Sensus Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:45 WIB

Rumah BUMN Demak Dorong Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Strategi Memahami Industri dan Peluang Pasar

Berita Terbaru