Jurnalpantura.id, Kudus – Anis Hidayat terpilih secara aklamasi di Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang digelar di Hotel Griptha, Kamis 05/02/2026.
Anis Hidayat bakal memimpin DPD Golkar Kudus untuk lima tahun mendatang.
Musda dengan calon tunggal menjadi sinyal kuat bahwa “Beringin” di Kudus lebih memilih jalan persatuan ketimbang persaingan terbuka yang berisiko memecah belah kader.
Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, yang hadir langsung, memuji langkah Kudus yang mengedepankan musyawarah mufakat. Baginya, menghindari Voting adalah kunci agar tidak ada kader yang merasa “dibuang” setelah kontestasi.
“Bersatu saja tantangannya besar, apalagi kalau bercerai-berai. Di Golkar, kami ingin semua dirangkul—dari organisasi sayap hingga para sesepuh. Jika ada yang menang lewat voting, yang menang cenderung jemawa dan yang kalah merasa tersingkir. Itu yang kami hindari demi kemenangan di 2029,” tegas Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng.
Anis Hidayat menyikapi amanah ini dengan penuh syukur. Ia menyebut perjalanan panjang dinamika internal yang sempat terjadi sebagai bagian dari “takdir politik” yang justru menguatkan akar partai.
Tak tanggung-tanggung, Anis langsung mematok target tinggi untuk Pemilu Legislatif mendatang, diantaranya meraih 9 kursi DPRD Kabupaten Kudus.
“Setelah dinamika selesai, tugas kita adalah merajut kembali kebersamaan. Fokus kami jelas: memenangkan Pemilu dan Pilkada,” ujar Anis dengan optimis.
Saat disinggung mengenai peluang dirinya maju dalam kontestasi Pilkada Kudus, Anis tetap menunjukkan sikap rendah hati namun penuh kesiapan. Ia menegaskan bahwa sebagai kader, dirinya adalah “petarung” yang patuh pada garis komando.
“Saya tegak lurus dengan instruksi partai. Jika memang ada perintah dan rekomendasi dari DPP, sebagai kader saya selalu siap melaksanakan tugas tersebut,” pungkasnya.
Sebelum pelaksanaan Musda, Anis Hidayat bersama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah dan rombongan, terlebih dahulu melakukan sowan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu’ul Qur’an, KH Ulil Albab Arwani atau yang akrab disapa Gus Bab. (J02/A01)










