Momentum Hari Kartini, Endhah Sam’ani Ajak Perempuan Kudus Lestarikan Budaya Lewat Kebaya

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani. (Foto: Istimewa)

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025 mendatang, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita, Dharma Wanita, serta organisasi wanita di Kudus akan kompak mengenakan kebaya.

Momen ini sekaligus menjadi ajang untuk menghidupkan kembali budaya lokal yang mulai terlupakan, terutama di kalangan generasi muda.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kartini akan diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah apel bersama yang melibatkan ASN, PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari, Persit, hingga organisasi wanita lainnya.

“Semua peserta apel akan memakai kebaya, ini bentuk komitmen kami dalam nguri-uri budaya,” ujarnya pada Sabtu, 19 April 2025.

Endhah menjelaskan bahwa pemilihan busana kebaya, khususnya kebaya kutubaru, bertujuan untuk memperkenalkan kembali pakaian tradisional kepada generasi muda. Menurutnya, kebaya adalah simbol keanggunan perempuan Indonesia yang kini mulai terlupakan.

“Dulu nenek-nenek kita selalu memakai kebaya, sekarang ini mulai jarang terlihat, terutama di kalangan Gen Z,” tambahnya.

Baca Juga :  Dikira Laku Terjual, Ternyata 3 Bonsai Hilang Digondol Maling

Selain apel, rangkaian kegiatan juga akan dilengkapi dengan seminar bertema Perempuan Sehat untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045.

Seminar ini akan menghadirkan pemateri perempuan dari berbagai bidang, mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, hingga akademisi dari UMKU yang membahas sisi psikologis perempuan.

Endhah menegaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Kudus dan meningkatkan kesadaran perempuan, khususnya ibu dan calon ibu, terhadap pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

“Saya juga seorang ibu dari lima anak, dan semua saya urus sendiri tanpa bantuan babysitter. Itu bentuk tanggung jawab saya sebagai seorang ibu,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Endhah mengajak seluruh perempuan di Kudus untuk tetap menjadikan keluarga sebagai prioritas utama. Menurutnya, menjadi wanita karir tidak masalah selama tidak melupakan peran sebagai istri dan ibu. (J05/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru