Mesin Cah Onar: Kolaborasi Inovatif Mahasiswa untuk Pengelolaan Sampah di Kudus

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mesin cacah sampah Cah Onar, saat dikenalkan dan dioperasikan oleh dua Mahasiswa Udinus di kantor Dinas PKPLH Kudus, Selasa (13/8/2024).  (foto: istimewa)

Foto: Mesin cacah sampah Cah Onar, saat dikenalkan dan dioperasikan oleh dua Mahasiswa Udinus di kantor Dinas PKPLH Kudus, Selasa (13/8/2024). (foto: istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Ary Putra Prasetia dari Karangampel dan Mohammad Aunun Yusron dari Tanjung Karang pada Selasa (13/8/2024) menyerahkan hibah, hasil penelitiannya ke Dinas PKPLH Kabupaten Kudus.

Mesin pencacah sampah inovatif yang diberi nama “Cah Onar” ini merupakan hasil dari penelitian tugas dua mahasiswa asal Kudus itu.

Ary Putra Prasetia  mengatakan, Mesin Cah Onar dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Rendeng.

“Mesin ini menawarkan solusi multifungsi dengan kemampuan mencacah sampah organik dan anorganik secara bersamaan dalam satu unit. Salah satu keunggulan utama dari mesin ini adalah fitur pencucian sampah anorganik yang berlangsung simultan dengan proses pencacahan, sehingga mempercepat dan mempermudah proses pengolahan sampah,” terangnya.

Baca Juga :  Komisi D Minta Data Lebih Detail, Penetapan Penerima TKGS 2026 Ditunda

Dengan kapasitas mencapai 35-40 kg/jam, lanjut Ary, mesin Cah Onar digerakkan oleh dinamo motor listrik berkekuatan 2HP dengan kebutuhan daya minimal 1500 WWatt

Desainnya yang efisien memungkinkan penghematan biaya dan ruang karena fungsi pencacahan organik dan anorganik digabungkan dalam satu perangkat.

Kehadiran Mesin Cah Onar, lanjut Ary, diharapkan dapat menjadi langkah progresif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah di Kabupaten Kudus,

“Rencananya, mesin ini akan ditempatkan di TPS3R Rendeng Kudus, dengan harapan dapat meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di wilayah tersebut,” pungkasnya.  (J06/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru