Manfaatkan Waktu Liburan, KKG PAI Kudus Gelar Diklat Pembelajaran Mendalam untuk 449 Guru SD

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diklat Pengembangan Kompetensi Pembelajaran Mendalam bagi guru PAI jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di SD 2 Demaan, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Diklat Pengembangan Kompetensi Pembelajaran Mendalam bagi guru PAI jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di SD 2 Demaan, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Kudus kembali menggelar Diklat Pengembangan Kompetensi Pembelajaran Mendalam bagi guru PAI jenjang Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Instruktur Pembelajaran Mendalam yang sebelumnya telah diselenggarakan pada awal Juni 2026.

Diklat tersebut mulai digelar secara bertahap di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Kegiatan perdana berlangsung di SD 2 Demaan pada Senin, 22/6/2026, dengan peserta guru PAI SD dari wilayah Kecamatan Kota.

Para instruktur yang sebelumnya mengikuti ToT kini bertugas menyebarluaskan materi yang telah diperoleh kepada rekan-rekan guru di masing-masing koordinator wilayah kecamatan.

Momentum libur sekolah dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru sebelum memasuki tahun ajaran baru.

Koordinator Pelaksana Diklat, Arifin, menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus hingga awal Juli mendatang. Menurutnya, pelaksanaan dilakukan secara bergilir agar seluruh guru dapat memperoleh materi yang sama.

“Hari ini dilaksanakan untuk Kecamatan Kota, nanti akan secara bergilir dilangsungkan di sembilan kecamatan sampai 9 Juli 2026 nanti,” ujar Arifin usai membuka kegiatan diklat.

Sebanyak 449 guru PAI SD menjadi sasaran dalam program peningkatan kompetensi tersebut. Mereka berasal dari sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Kota sebanyak 56 guru, Kaliwungu 40 guru, Dawe 65 guru, Gebog 57 guru, Jati 40 guru, Mejobo 49 guru, Jekulo 60 guru, Bae 42 guru, serta Undaan 40 guru.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Kudus Dorong Pembenahan Total SD 5 Hadipolo, Revitalisasi hingga Penataan Guru

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan dua materi utama yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Materi tersebut mencakup penyusunan modul ajar dan asesmen, serta pengenalan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.

“Untuk materi yang akan diajarkan nanti ada dua. Ada modul ajar dan asesmen, kemudian pengenalan AI dalam pembelajaran,” terang Arifin.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kemampuan guru dalam menerapkan konsep pembelajaran mendalam sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, menarik, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Selain itu, kompetensi guru juga diharapkan semakin sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Sementara itu, Ketua KKG PAI Kabupaten Kudus, Purwo H. Kusumo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ToT hingga diklat guru dilaksanakan melalui pembiayaan swadaya yang dikelola KKG PAI Kudus.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya guru PAI di daerah.

“Jadi kita manfaatkan momentum libur sekolah ini meng-upgrade kompetensi guru PAI SD,” kata Purwo.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serta Kementerian Agama agar hasil diklat dapat diimplementasikan dalam pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027.

“Semoga hasil diklat ini nanti bisa diterapkan di tahun ajaran baru,” pungkasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru