Jurnalpantura.id, Kudus – 10 SD dan MI lolos seleksi dan terpilih menjadi sekolah sasaran program “Beraksi” atau singkatan dari Berbudaya Aktif Literasi dan Numerasi yang digagas oleh Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Kudus.
10 sekolah tersebut, antara lain, MI Darul Ulum 02, MI Maslakul Falah, SD 1 Pladen, SD 2 Piji, SD 3 Karangmalang, SD 3 Terban, SD 4 Bulungcangkring, SD 4 Kesambi, SD 5 Karang Bener, SD Widya Kirana.
Ketua PBG Kudus, Rizky Oktavian Saputra menyampaikan, 10 sekolah yang menjadi sasaran, nantinya akan dilakukan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru perihal literasi dan numerasi. Pendampingan ini akan dilakukan selama enam bulan.
“Untuk pelaksanaannya nanti, tim kita datang ke sekolah untuk melakukan pendampingan setiap seminggu sekali, jadi tidak mengganggu jam pembelajaran,” ujarnya, Kamis (9/5/2024).
Sekolah yang dinyatakan lolos akan mengikuti serangkaian pelatihan yang akan dilaksanakan mulai Mei hingga Juli untuk program fase satu dan Agustus hingga Oktober untuk Program Fase 2.
Teknis pendampingan yang akan dilakukan yakni melalui teori dan praktek. Kepala sekolah dan guru sasaran akan didampingi secara intensif. Kemudian, pelatihan itu akan diaplikasikan dalam pembelajaran siswa, hingga tercipta ekosistem literasi di sekolah.
“Harapannya secara jangka pendek itu untuk meningkatkan raport pendidikan literasi dan numerasi di sekolah tersebut. Ke depan, diharapkan memiliki ekosistem literasi,” jelasnya.
Untuk diketahui, program literasi dan numerasi ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari sekolah-sekolah. Berdasarkan data yang dihimpun jurnalpantura.id, ada sebanyak 50 sekolah yang mendaftar untuk program ini. Namun hanya dipilih untuk 10 sekolah saja. (J05/A01)










