Jurnalpantura.id, Kudus – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Kudus membekali pengurus dan kadernya melalui kegiatan pendidikan politik sebagai langkah strategis menyiapkan sumber daya partai yang adaptif terhadap dinamika demokrasi yang terus berkembang. Kegiatan tersebut digelar di Hotel King’s Kudus, Minggu (21/12/2025).
Pendidikan politik ini diikuti oleh jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, serta kader Hanura dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memahami etika berpolitik, perkembangan demokrasi, serta peran strategis partai politik di era digital.
Dalam kesempatan itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus menghadirkan Anik Yuliati, SKM, sebagai pemateri. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dan partai politik dalam membangun budaya politik yang sehat dan beretika, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
“Di era digital, tantangan politik tidak hanya soal kontestasi, tetapi juga bagaimana menjaga etika, menyaring informasi, dan menghindari hoaks yang dapat merusak tatanan demokrasi,” ujar Anik Yuliati.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan politik menjadi sarana penting untuk membentuk masyarakat dan kader partai yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menggunakan hak politiknya, sehingga demokrasi dapat tumbuh secara berkualitas.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol, yang juga hadir sebagai pembicara, mengulas peran strategis partai politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus kualitas penyelenggaraan pemilu.
“Partai politik memiliki fungsi vital sebagai penghubung antara masyarakat dan sistem demokrasi. Melalui pendidikan politik yang berkelanjutan, partai dapat mendorong partisipasi pemilih yang tidak hanya tinggi jumlahnya, tetapi juga matang secara kualitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, kader partai diharapkan mampu menjadi agen pendidikan politik di tengah masyarakat dengan memberikan pemahaman yang benar mengenai pemilu, mulai dari hak dan kewajiban pemilih hingga pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses demokrasi.
“Melalui kegiatan ini, Hanura Kudus berharap kadernya semakin siap menghadapi tantangan politik ke depan serta mampu berkontribusi aktif dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, beretika, dan berintegritas di Kabupaten Kudus,” tandasnya. (J02/A01)










