Jurnalpantura.id, Kudus – Dalam laga kandang perdananya di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, Persiku Kudus bertekad untuk menjaga lini pertahanan saat menjamu PSS Sleman di Stadion Wergu Wetan pada Minggu, 21 September 2025 besok.
Laga yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB ini akan mempertemukan tim yang baru dua musim ini naik kasta Liga 2 dengan tim yang baru saja degradasi dari level Liga 1 Indonesia.
Untuk itu, pertandingan antara Persiku Kudus melawan PSS Sleman besok menjadi laga yang ditunggu banyak pecinta bola. Bahkan Pelatih Kepala Persiku Kudus, Alfiat menilai bahwa laga besok akan menjadi pertandingan yang sangat seru.
Melawan tim yang baru saja degradasi, Alfiat menegaskan kepada anak asuhnya untuk bersungguh-sungguh dalam pertandingan besok.
Para pemain Persiku harus bekerja keras, bertanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan strategi yang diinstruksikan tim pelatih.
Alfiat mewanti-wanti agar pemain tidak lengah, terutama di lini tengah, dan tidak membiarkan lawan leluasa mengobrak-abrik pertahanan.
“Jangan sampai mereka mengobrak-abrik pertahanan, Persiku harus all-out,” ujar Alfiat dalam konferensi pers sebelum laga pada Sabtu, 20 September 2025.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa PSS Sleman merupakan tim kuat dengan pemain berkualitas di setiap lini. Beberapa nama seperti Riko Simanjuntak, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Jajang Mulyana menjadi pemain yang harus diwaspadai.
“Pemain PSS Sleman itu tinggi-tinggi, ini harus diantisipasi,” tambahnya.
Alfiat juga mengingatkan para pemain Laskar Macan Muria untuk tidak berpuas diri dengan kemenangan melawan PSIS Semarang di laga sebelumnya. Fokus penuh harus diberikan untuk pertandingan krusial besok.
“Kalau sampai lengah, akan menjadi bumerang bagi Persiku. Tetap konsisten tampil maksimal. Lupakan hasil kemarin, fokus lawan PSS Sleman,” pinta Alfiat.
Senada dengan pelatih, pemain Persiku, Aed Tri Oka mengaku antusias menghadapi tim besar seperti PSS Sleman. Ia berharap dukungan penuh dari warga Kudus agar timnya bisa mengamankan tiga poin di kandang.
“Semoga Allah memberikan kami kemudahan dalam melangkah dan mencapai tujuan besok. Mohon doa dan dukungan seluruh warga Kudus, semoga kami bisa meraih hasil yang diinginkan,” harap Oka.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan timnya telah melakukan persiapan matang sebelum datang ke Kudus.
Ia mengakui motivasi Persiku yang tinggi setelah kemenangan sebelumnya. Namun menurut Lubis, hal itu tidak menjadi keuntungan bagi Persiku, karena dalam laga sebelumnya melawan Persiba Balikpapan, PSS juga menang 2-1.
“Artinya siapa yang bermain terbaik, ya itu yang memenangkan pertandingan,” katanya.
Untuk itu, bila Persiku memliki motivasi tinggi agar bisa menang, PSS Sleman juga harus mempunyai motivasi yang lebih tinggi lagi.
Salah satu pemain PSS, Jajang Mulyana, yang pernah membela Persiku, mengaku senang bisa kembali ke Kudus. Datang sebagai lawan, Jajang akan bermain profesional demi klub yang dibela sekarang.
“Semua pemain (PSS) sangat siap menghadapi pertandingan besok, yang penting adalah fokus, kerja keras. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, mendapatkan tiga poin di Kudus,” tegas Jajang Mulyana. (J03/A01)










