Jurnalpantura.id, Kudus – Kabupaten Kudus dipercaya menjadi pusat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Jawa Tengah tahun 2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni 21 hingga 22 Oktober 2025.
Peringatan Hari Santri akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari apel santri, pameran UMKM, hingga kegiatan sosial dan budaya.
“Peringatan HSN tahun ini mengangkat tema Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana.
Menurut Shony, pemilihan Kudus sebagai pusat peringatan HSN bukan tanpa alasan. Kudus dikenal sebagai kota santri yang kaya tradisi keagamaan dan memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam di Indonesia.
Kegiatan menyambut HSN telah dimulai sejak sepekan sebelumnya dengan kampanye pelestarian tradisi santri, seperti membaca Al-Qur’an sebelum masuk sekolah hingga Ro’an atau kerja bakti membersihkan lingkungan pesantren.
Puncak peringatan akan ditandai dengan apel akbar yang digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, yang akan melibatkan sekitar 4.000 santri dari berbagai daerah.
Apel ini rencananya dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan dihadiri oleh bupati, wali kota, serta jajaran Forkopimda se-Jawa Tengah.
Selain apel, masyarakat juga akan disuguhi pameran UMKM yang diikuti 72 tenan di sepanjang Jalan Sunan Kudus.
Pameran akan dibuka pada 21 Oktober 2025 mulai pukul 09.00 WIB, sebagai ajang promosi dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis pesantren dan komunitas.
Shony menambahkan, perayaan HSN tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti cek kesehatan gratis, kehadiran dokter spesialis keliling, hingga penyuluhan pesantren ramah anak.
Tak ketinggalan, akan digelar pula ngaji badongan bersama 500 santri di Pendapa Kabupaten Kudus.
Melalui momentum ini, Shony berharap Hari Santri tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ajang refleksi dan penguatan karakter santri sebagai agen perubahan.
“Santri punya tradisi yang kuat, sikap santun dan nilai-nilai luhur. Ini perlu terus dijaga agar mereka bisa memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan peradaban,” pungkasnya. (J05/A01)










