Kudus Tuan Rumah Puncak Hari Santri Jawa Tengah 2025, Persiapan Pameran UMKM Dimulai

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan Pameran UMKM dalam rangka Hari Santri Nasional di Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Persiapan Pameran UMKM dalam rangka Hari Santri Nasional di Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kabupaten Kudus dipercaya menjadi pusat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Jawa Tengah tahun 2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni 21 hingga 22 Oktober 2025.

Peringatan Hari Santri akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari apel santri, pameran UMKM, hingga kegiatan sosial dan budaya.

“Peringatan HSN tahun ini mengangkat tema Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana.

Menurut Shony, pemilihan Kudus sebagai pusat peringatan HSN bukan tanpa alasan. Kudus dikenal sebagai kota santri yang kaya tradisi keagamaan dan memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Kegiatan menyambut HSN telah dimulai sejak sepekan sebelumnya dengan kampanye pelestarian tradisi santri, seperti membaca Al-Qur’an sebelum masuk sekolah hingga Ro’an atau kerja bakti membersihkan lingkungan pesantren.

Puncak peringatan akan ditandai dengan apel akbar yang digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, yang akan melibatkan sekitar 4.000 santri dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Warga Kudus Bisa Urus Dokumen Saat Mudik, Disdukcapil Buka Extra Time

Apel ini rencananya dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan dihadiri oleh bupati, wali kota, serta jajaran Forkopimda se-Jawa Tengah.

Selain apel, masyarakat juga akan disuguhi pameran UMKM yang diikuti 72 tenan di sepanjang Jalan Sunan Kudus.

Pameran akan dibuka pada 21 Oktober 2025 mulai pukul 09.00 WIB, sebagai ajang promosi dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis pesantren dan komunitas.

Shony menambahkan, perayaan HSN tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti cek kesehatan gratis, kehadiran dokter spesialis keliling, hingga penyuluhan pesantren ramah anak.

Tak ketinggalan, akan digelar pula ngaji badongan bersama 500 santri di Pendapa Kabupaten Kudus.

Melalui momentum ini, Shony berharap Hari Santri tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ajang refleksi dan penguatan karakter santri sebagai agen perubahan.

“Santri punya tradisi yang kuat, sikap santun dan nilai-nilai luhur. Ini perlu terus dijaga agar mereka bisa memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan peradaban,” pungkasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru