Jurnalpantura.id, Kudus – Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Jawa Tengah tahun ajaran 2025/2026 resmi diumumkan.
Berdasarkan data yang diterima Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, posisi Kabupaten Kudus masih berada di papan tengah untuk kedua jenjang pendidikan tersebut.
Untuk jenjang SD, Kabupaten Kudus menempati peringkat ke-24 dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Rata-rata nilai mata pelajaran matematika tercatat sebesar 46,26, sedangkan bahasa Indonesia mencapai 65,32. Jumlah peserta TKA jenjang SD yang mengikuti ujian sebanyak 13.213 siswa.
Sementara itu, pada jenjang SMP, Kabupaten Kudus berada di peringkat ke-21. Rata-rata nilai matematika siswa SMP mencapai 42,94 dan bahasa Indonesia 66,32. Adapun jumlah peserta yang mengikuti TKA jenjang SMP sebanyak 15.643 siswa.
Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha, mengatakan bahwa capaian nilai rata-rata TKA di berbagai daerah di Jawa Tengah cenderung tidak berbeda jauh.
Menurutnya, hasil yang diperoleh Kabupaten Kudus masih sejalan dengan kondisi umum yang terjadi di tingkat provinsi.
“Rata-rata nilai TKA memang masih belum memuaskan, tapi hasil ini tidak menentukan kelulusan siswa,” ujar Anggun, Jumat, 5/6/2026.
Berdasarkan data tingkat provinsi, peringkat pertama TKA jenjang SD diraih oleh Kota Magelang dengan rata-rata nilai matematika 61,34 dan bahasa Indonesia 76,23.
Sementara posisi terbawah ditempati Kabupaten Brebes dengan nilai rata-rata matematika 40,45 dan bahasa Indonesia 56,83.
Pada jenjang SMP, Kabupaten Magelang kembali menjadi daerah dengan capaian tertinggi. Rata-rata nilai matematika siswa mencapai 50,68 dan bahasa Indonesia 76,22.
Sedangkan posisi paling bawah ditempati Kabupaten Grobogan dengan rata-rata nilai matematika 39,69 dan bahasa Indonesia 58,89.
Meski nilai rata-rata TKA di Kabupaten Kudus masih tergolong rendah, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran bahasa Indonesia.
Tercatat sebanyak 34 siswa SD dan 9 siswa SMP memperoleh nilai 100. Dari sembilan siswa SMP tersebut, masing-masing dua siswa berasal dari SMP 1 Kudus dan SMP IT Al Islam, serta masing-masing satu siswa dari SMP 1 Jati, SMP 1 Gebog, SMP 1 Mejobo, SMP 1 Undaan, dan SMP 3 Kudus.
Untuk mata pelajaran matematika, tidak ada siswa yang berhasil meraih nilai sempurna. Pada jenjang SD, nilai tertinggi yang dicapai adalah 96,67 dan diperoleh oleh 12 siswa.
“Sedangkan pada jenjang SMP, nilai tertinggi juga 96,67 dan hanya diraih oleh satu siswa dari SMP 1 Kudus,” tambahnya.
Anggun menegaskan bahwa hasil TKA tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah-sekolah di Kabupaten Kudus agar capaian akademik siswa dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang. (J05/A01)










