Kudus Masuk Peringkat 24 TKA SD se-Jateng, Matematika Masih Jadi Tantangan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan TKA di SMP 2 Mejobo, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Pelaksanaan TKA di SMP 2 Mejobo, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Jawa Tengah tahun ajaran 2025/2026 resmi diumumkan.

Berdasarkan data yang diterima Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, posisi Kabupaten Kudus masih berada di papan tengah untuk kedua jenjang pendidikan tersebut.

Untuk jenjang SD, Kabupaten Kudus menempati peringkat ke-24 dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Rata-rata nilai mata pelajaran matematika tercatat sebesar 46,26, sedangkan bahasa Indonesia mencapai 65,32. Jumlah peserta TKA jenjang SD yang mengikuti ujian sebanyak 13.213 siswa.

Sementara itu, pada jenjang SMP, Kabupaten Kudus berada di peringkat ke-21. Rata-rata nilai matematika siswa SMP mencapai 42,94 dan bahasa Indonesia 66,32. Adapun jumlah peserta yang mengikuti TKA jenjang SMP sebanyak 15.643 siswa.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha, mengatakan bahwa capaian nilai rata-rata TKA di berbagai daerah di Jawa Tengah cenderung tidak berbeda jauh.

Menurutnya, hasil yang diperoleh Kabupaten Kudus masih sejalan dengan kondisi umum yang terjadi di tingkat provinsi.

“Rata-rata nilai TKA memang masih belum memuaskan, tapi hasil ini tidak menentukan kelulusan siswa,” ujar Anggun, Jumat, 5/6/2026.

Berdasarkan data tingkat provinsi, peringkat pertama TKA jenjang SD diraih oleh Kota Magelang dengan rata-rata nilai matematika 61,34 dan bahasa Indonesia 76,23.

Baca Juga :  Workshop Peningkatan Akademik, UMK Hadirkan Kepala MA se-Kabupaten Demak

Sementara posisi terbawah ditempati Kabupaten Brebes dengan nilai rata-rata matematika 40,45 dan bahasa Indonesia 56,83.

Pada jenjang SMP, Kabupaten Magelang kembali menjadi daerah dengan capaian tertinggi. Rata-rata nilai matematika siswa mencapai 50,68 dan bahasa Indonesia 76,22.

Sedangkan posisi paling bawah ditempati Kabupaten Grobogan dengan rata-rata nilai matematika 39,69 dan bahasa Indonesia 58,89.

Meski nilai rata-rata TKA di Kabupaten Kudus masih tergolong rendah, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

Tercatat sebanyak 34 siswa SD dan 9 siswa SMP memperoleh nilai 100. Dari sembilan siswa SMP tersebut, masing-masing dua siswa berasal dari SMP 1 Kudus dan SMP IT Al Islam, serta masing-masing satu siswa dari SMP 1 Jati, SMP 1 Gebog, SMP 1 Mejobo, SMP 1 Undaan, dan SMP 3 Kudus.

Untuk mata pelajaran matematika, tidak ada siswa yang berhasil meraih nilai sempurna. Pada jenjang SD, nilai tertinggi yang dicapai adalah 96,67 dan diperoleh oleh 12 siswa.

“Sedangkan pada jenjang SMP, nilai tertinggi juga 96,67 dan hanya diraih oleh satu siswa dari SMP 1 Kudus,” tambahnya.

Anggun menegaskan bahwa hasil TKA tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah-sekolah di Kabupaten Kudus agar capaian akademik siswa dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 428 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru