Kudus Masih Kekurangan 400-an Guru, Formula Pengisian di Masa Jeda Pensiun Belum Ada

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan belajar dan mengajar di sekolah. (Foto: J05)

Kegiatan belajar dan mengajar di sekolah. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mencatat masih terjadi kekurangan ratusan tenaga pendidik di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kondisi tersebut menjadi tantangan serius di tengah kebijakan pembatasan guru honorer hingga tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan kebutuhan guru secara keseluruhan di Kabupaten Kudus saat ini mencapai 4.252 orang. Sementara jumlah guru yang tersedia baru sekitar 3.850 orang.

“Kalau kita hitung secara global itu sekitar 4.252 kebutuhan guru di Kudus, dan saat ini tersedia 3.850 guru, jadi kurangnya 402 guru itu SD dan SMP,” ujar Anggun, Senin, 18/5/2026.

Kekurangan tenaga pengajar tersebut membuat sejumlah sekolah negeri di Kabupaten Kudus masih mempertahankan keberadaan guru honorer. Padahal, pemerintah daerah sebelumnya telah menyelesaikan penataan tenaga honorer pada tahun 2025.

Di sisi lain, hingga kini belum ada informasi terbaru mengenai pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang diharapkan dapat menutupi kebutuhan guru di berbagai sekolah.

Kondisi itu membuat sekolah harus mencari solusi sementara agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal.

Anggun menjelaskan, pemerintah juga belum memiliki formula khusus untuk mengisi kekosongan guru pada masa jeda, seperti ketika terjadi pensiun, mutasi, maupun guru meninggal dunia.

Baca Juga :  Berbagi Berkah di Hari Jadi, PKL Sunan Kudus Siapkan 4.760 Porsi Makan Gratis, Catat Tanggalnya!

Akibatnya, banyak sekolah mengambil inisiatif merekrut tenaga honorer untuk menutup kekurangan tersebut.

“Ini kemarin juga menjadi pembahasan bersama bahwa formula pengisian guru di masa jeda belum ada, sehingga sekolah untuk menutupi tugas yang kosong dengan merekrut honorer. Formula ini yang harus disiapkan dan dimaksimalkan,” tuturnya.

Saat ini, Disdikpora Kudus tengah melakukan pemetaan kebutuhan guru di masing-masing sekolah. Dari hasil pemetaan sementara, ditemukan ada beberapa sekolah yang mengalami kelebihan guru, meskipun jumlahnya tidak banyak.

Sebagai langkah solusi, guru yang kelebihan jam kerja tersebut ditugaskan di sekolah lain yang masih kekurangan tenaga pendidik. Selain membantu pemerataan guru, kebijakan itu juga bertujuan agar para guru tetap dapat memenuhi jam mengajar.

“Tunjangan profesi guru itu kan bisa mereka dapatkan kalau jam mengajar terpenuhi, ini jadi solusi kita dengan memberikan tambahan tugas di sekolah lain,” jelas Anggun.

Disdikpora Kudus menegaskan saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait penyelesaian persoalan kekurangan guru dan keberadaan tenaga honorer.

Dengan adanya solusi yang jelas, diharapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat berlangsung maksimal tanpa terganggu persoalan kekurangan tenaga pendidik. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru