oleh

Kini RS Mardirahayu Miliki Pemeriksaan MRI 1,5 Tesla

Jurnalpantura.id, Kudus – Kini masyarakat Kudus dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh ke Semarang, saat membutuhkan pemeriksaan  Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Alat MRI 1,5 Tesla kini dimiliki oleh Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus dan mulai dioperasikan usai di resmikan oleh Plt Bupati Kudus M Hartopo. Kamis 04/03/2021.

Pentingnya pemeriksaan MRI dijelaskan oleh Dr. Michel Ananias Leuwol, Sp. Rad-KRI selaku Kepala Instalasi Radiologi RS Mardi Rahayu, MRI atau Magnetic Resonance Imaging adalah pemeriksaan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk menghasilkan gambaran struktur dan organ dalam dari tubuh manusia.

“Pemeriksaan ini aman karena tidak menggunakan radiasi sinar X tetapi menghasilkan gambaran yang lebih jelas dan detail dibandingkan Rontgen, USG dan bahkan CT Scan,” Kata Dr Michel Ananias Leuwol, Sp. Rad-KRI selaku Kepala Instalasi Radiologi RS Mardi Rahayu.

Lanjutnya, MRI sangat baik untuk mendeteksi kelainan pada jaringan lunak seperti otak, saraf tulang belakang, payudara, sendi, juga organ dalam tubuh lainnya seperti hati, ginjal, rahim, atau prostat”

Salah satu kelebihan pencitraan MRI adalah, menurut pengetahuan pengobatan masa kini, tidak berbahaya kepada orang sakit, mendeteksi tubuh manusia menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio, tanpa operasi, penggunaan sinar X, ataupun bahan radioaktif.

Selama pemeriksan MRI, molekul-molekul dalam tubuh bergerak dan bergabung untuk membentuk sinyal-sinyal. Sinyal ini akan ditangkap oleh antena dan dikirimkan ke komputer untuk diproses dan ditampilkan di layar monitor menjadi sebuah pencitraan yang jelas dari struktur rongga tubuh bagian dalam.

Selanjutnya Dr. Pujianto, M. Kes, Direktur RS Mardi Rahayu menambahkan, Kini masyarakat di Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Grobogan, Blora dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh ke Semarang bila membutuhkan pemeriksaan MRI.

“Alat MRI RS Mardi Rahayu memiliki kekuatan 1,5 Tesla, sama dengan MRI di kota besar seperti Jakarta atau Semarang. Kami yakin, pelayanan kesehatan di Kudus akan semakin maju dengan hadirnya MRI 1,5 Tesla ini,” Ujar Dr Pujianto.

Selain itu, masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan MRI tidak perlu khawatir dengan pembiayaannya karena RS Mardi Rahayu telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk penjaminan pelayanan MRI bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional/BPJS Kesehatan.

“Seperti halnya pada program KT3B (Kamar Tersedia Tanpa Tambah Biaya) RS Mardi Rahayu untuk peserta BPJS Kesehatan yang memerlukan rawat inap tetapi tidak perlu menambah biaya, maka bagi siapa saja peserta BPJS Kesehatan, termasuk Penerima Bantuan Iuran/PBI, tidak perlu keluar biaya apapun untuk pemeriksaan MRI selama mengikuti prosedur yang berlaku,” jelas Direktur RS Mardirahayu.

Pasien Rawat Jalan yang membutuhkan pemeriksaan MRI bisa langsung dirujuk ke RS Mardi Rahayu oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/FKTP BPJS Kesehatan yaitu Puskesmas/Klinik atau dokter keluarga dengan meng-klik menu Sarana di pcare dan memilih pemeriksaan MRI sehingga adanya rujukan berjenjang tidak menjadi masalah pada pasien yang membutuhkan pemeriksaan MRI di RS Mardi Rahayu.(J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed