Kemenag Kudus Tegaskan Pentingnya Pendidikan Tanpa Kekerasan, Guru Diminta Terapkan Prinsip Tarbiyah

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kemenag Kudus. (Foto: J05)

Kantor Kemenag Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus menegaskan pentingnya menciptakan proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat penerapan prinsip tarbiyah atau pendidikan Islam yang menumbuhkan kasih sayang, menghormati martabat murid, dan menjauhkan praktik kekerasan dalam dunia pendidikan.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kudus, Agus Siswanto menuturkan bahwa pihaknya terus memberikan penguatan kepada para pendidik di madrasah agar mampu menjadi contoh teladan bagi murid.

Menurutnya, seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan kelembutan dan akhlak yang baik.

“Kami mengimbau seluruh pendidik agar dalam mengambil sikap atau keputusan, selalu mengedepankan prinsip-prinsip tarbiyah. Jika ada masalah, hendaknya diselesaikan dengan cara bijak, bukan dengan kekerasan,” ungkapnya.

Agus menambahkan, Kemenag Kudus secara konsisten memberikan arahan dan bimbingan kepada para guru, baik melalui kegiatan formal seperti rapat dan pelatihan, maupun secara informal di lingkungan madrasah.

Tujuannya agar seluruh pendidik memahami pentingnya penerapan nilai-nilai pendidikan Islam dalam setiap interaksi dengan siswa.

“Kalau ada yang salah, cukup diingatkan. Kalau belum tahu, ya diberitahu. Tidak perlu sampai menggunakan tindakan fisik,” tegasnya.

Baca Juga :  Peringatan Hardiknas, Tiga Masalah Pendidikan Ini yang Perlu Dibenahi di Kudus

Ia juga menilai bahwa bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, sudah tidak sesuai dengan nilai-nilai tarbiyah yang menjadi dasar pendidikan Islam modern.

Dalam konsep ini, guru dituntut untuk mampu menumbuhkan potensi anak melalui pendekatan yang lembut, penuh penghargaan, dan mendukung perkembangan kepribadian serta kecerdasan siswa.

“Imbauan kami jelas, tidak boleh ada kekerasan dalam bentuk apa pun. Guru harus menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta menjaga psikis anak agar potensi mereka berkembang secara maksimal,” lanjut Agus.

Sebagai tindak lanjut, Kemenag Kudus berencana memperkuat program pembinaan karakter guru melalui pelatihan-pelatihan berbasis tarbiyah.

Program ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya nilai moral dan spiritual dalam praktik pendidikan sehari-hari di madrasah.

Dengan kebijakan ini, Kemenag Kudus berharap ekosistem pendidikan Islam di wilayahnya semakin humanis dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.

Para guru diharapkan menjadi pembimbing yang penuh kasih sayang, menuntun peserta didik tidak hanya dalam hal ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam membentuk karakter yang berlandaskan nilai-nilai tarbiyah dan kemanusiaan. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:01 WIB

148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru