Kado Awal Tahun! Bupati Sam’ani Bawa Pulang UHC Award Madya

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menerima UHC Award 2026 Kategori Madya di Ballroom JIEXPO Kemayoran (Foto:Kominfo)

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menerima UHC Award 2026 Kategori Madya di Ballroom JIEXPO Kemayoran (Foto:Kominfo)

Jurnalpantura.id, Kudus – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam menjamin kesehatan warganya berbuah manis. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, secara resmi menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 27/01/2026 sore tadi.
​
Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Pemkab Kudus dalam memastikan hampir seluruh penduduknya memiliki akses layanan kesehatan yang terjamin.

​Berdasarkan data terbaru, Kabupaten Kudus mencatatkan angka cakupan UHC yang sangat impresif, yakni mencapai 99,4 persen. Artinya, hampir seluruh warga Kota Kretek kini telah terlindungi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.
​
Bupati Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras, terutama sinergi erat dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus.
​
“Hari ini kita menerima penghargaan UHC kategori Madya. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membimbing, mengawal, dan mengarahkan hingga angka 99,4 persen ini tercapai,” ujar Sam’ani usai menerima penghargaan.
​
​Meski meraih prestasi di tingkat nasional, Sam’ani menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah garis finis. Baginya, angka statistik harus dibarengi dengan kualitas pelayanan di lapangan yang semakin baik.

Baca Juga :  Tak Punya Kewenangan, Satpol PP Kudus Tahu Ada Galian C Ilegal Tapi Tak Mampu Tindak Tegas

​Ia pun memasang target tinggi agar ke depannya Kabupaten Kudus bisa naik level dan meraih kategori tertinggi dalam jaminan kesehatan.
​
“Kita tidak boleh puas di sini. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan agar ke depannya kita bisa mencapai UHC kategori Utama,” tegas Bupati dengan optimis.
​
​Bagi Pemkab Kudus, capaian UHC ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

“Fokus ke depan adalah memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya merata, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan warga Kudus tanpa terkecuali,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru