Jenazah Perawat RSUP Karyadi Ditolak Warga, DPD PPNI Rembang Gelar Aksi Keprihatinan

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2020 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan membawa poster, Belasan anggota DPD PPNI Rembang mengecam tindakan warga yang menolak pemakaman jenazah perawat positif Corvid-19 (Foto:Istimewa)

Dengan membawa poster, Belasan anggota DPD PPNI Rembang mengecam tindakan warga yang menolak pemakaman jenazah perawat positif Corvid-19 (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Rembang – Aksi penolakan pemakaman jenazah perawat Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) dr Karyadi Semarang oleh segelintir warga. Mendapat kecaman dari seluruh elemen masyarakat.

Salah satunya, dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Rembang.

DPD PPNI Rembang, menyesal dengan tindakan warga yang menolak pemakaman jenazah perawat yang positif Corvid-19.

Ketua PPNI Kabupaten Rembang, Tabah Tohamik mengakui peristiwa tersebut sangat melukai hati para perawat, karena perawat berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Ia mengajak masyarakat mengedepankan akal sehat, dalam melawan virus Covid-19.

“Kami prihatin dengan kejadian penolakan ini,” Ujarnya.

Aksi solidaritas perawat yang diikuti anggota PPNI digelar di kantor DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Rembang, sebelah tenggara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Rembang. Jum’at, 10/04/2020.

Dalam aksi tersebut, pengurus PPNI Kabupaten Rembang menyuarakan sikap dengan berdiri membawa poster, sambil tetap menjaga jarak satu sama lain, sesuai anjuran pemerintah.

Baca Juga :  Komonitas Honda Jazz Wilayah Jepara, Kudus Dan Pati Bagikan 400 Paket Takjil Pada Masyarakat

Poster berisi permintaan untuk mendukung perawat, selama bekerja menangani pasien Covid-19. Mereka sangat menyesalkan kejadian jenazah seorang perawat perempuan Rumah Sakit Kariadi Semarang, ditolak pemakamannya oleh masyarakat.

“Perawat sudah bekerja di luar batas kewajaran saat ini, siang malam, berada di dekat pasien. Di kala orang lain bisa bekerja di rumah, kami terus berada di dekat pasien. Saya himbau perawat tetap semangat dan tetap bekerja seperti biasa, demi kemanusiaan, “ tandasnya.

Dengan kerja sama antara pemerintah dan aparat, Tabah berharap peristiwa di Semarang tidak akan terjadi lagi di tempat lain.

“Kalau memang ada petugas medis mengalami seperti ini, mohon dukungannya, “ imbuh Tabah.

Dalam aksi ini, Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Rembang mendesak Kapolda Jawa Tengah, menindak pelaku provokator yang menolak pemakaman jenazah perawat pejuang Covid-19. (J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru