Jadi Markas Persiku, Stadion Wergu Dicat Ulang

Olahraga1861 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Stadion Wergu Wetan yang rencananya menjadi markas Persiku Kudus di Liga 2 mulai dilakukan pembenahan.

Stadion yang sebelumnya berwarna hijau, kini mulai dicat ulang dengan warna biru muda, sesuai warna kebanggaan squad Macan Muria.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto menyampaikan, pengecetan area stadion sudah dimulai sejak seminggu lalu.

“Rencananya, pengecetan selesai Jum’at (12 Juli 2024), InsyaAllah selesai keseluruhan,” kata Widhoro pada Selasa, 09/07/2024.

Pengecetan ini menjadi salah satu faktor yang menjadi pantauan tim sebagai persiapan homebase Liga 2.

Selain area stadion, pengecetan juga akan dilakukan pada lorong masuk lapangan. Sehingga Stadion Wergu Wetan Kudus akan dominan warna biru.

“Pemilihan warna ini sudah kami koordinasikan dengan banyak pihak, baik itu pihak manajemen hingga Penjabat Bupati Kudus saat mengecek stadion,” kata Widhoro.

Selain mempercantik stadion dengan warna baru, Pemkab juga melakukan sedang memotong rumput lapangan untuk ditata lebih rapi.

Sebelumnya, rumput stadion dikatakan Widhoro telah selesai dipupuk dan disiram. Setelah rumput memanjang, kemudian dipotong.

“Saat ini lapangan sudah masuk tahap pemotongan rumput, satu dua hari setelah rumput selesai, lapangan dilakukan pemerataan menggunakan alat,” terangnya.

Masih kata Widhoro, dirinya menyampaikan, beberapa waktu lalu pihak dari PT Harapan Jaya Lestarindo yang menyediakan jasa di bidang pembuatan lapangan sepak bola dan maintenance rumput lapangan sepak bola, telah mengecek kondisi lapangan Stadion Wergu Wetan.

Dari hasil itu, Lestarindo menilai kondisi lapangan layak untuk Liga 2, hanya butuh perawatan agar tanah tidak keras dan rumput yang sudah layu dibersihkan.

“Pekan ini kita lakukan penataan, sisi stadion yang ada betonnya kita ambil dan kita beri tanah, karena menurut regulasi, beton tidak diperbolehkan dalam karena mengganggu saat lemparan ke dalam,” jelasnya.

Setelah proses tersebut selesai, Widhoro melanjutkan, persiapan akan berlanjut dengan melakukan perbaikan sarana dan prasarana lainnya. (J02/A01)

Komentar