Hari Pertama Masuk SD, Disdikpora Kudus Imbau Orangtua Dampingi Anak ke Sekolah

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kegiatan di Sekolah. (Foto:J05)

Ilustrasi. Kegiatan di Sekolah. (Foto:J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mengimbau kepada orangtua agar mengantarkan dan mendampingi anaknya di hari pertama masuk sekolah. Khusus bagi siswa TK, PAUD dan SD.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kudus Nomor: 400.3/1645/2024 tentang Hari Pertama Masuk Sekolah. Sebagian besar sekolah di Kabupaten Kudus akan mengawali Tahun Ajaran 2024/2025 pada hari Senin tanggal 22 Juli 2024.

Sebagai upaya mendorong tumbuhnya iklim pembelajaran yang lebih positif dan menyenangkan, maka Pemerintah Kabupaten Kudus memandang perlu diadakan Kampanye Hari Pertama Sekolah yang mengajak orangtua mengantar dan mendampjngi anaknya di hari pertama.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho menerangkan, ada tiga poin yang ditekakan pada SE Bupati Kudus tentangan hari pertama masuk sekolah.

Pertama, Mendorong ASN dan karyawan perusahaan untuk mengantar dan mendampingi anak yang menjadi peserta didik baru ke sekolah di hari pertama untuk jenjang PAUD dan SD serta memberikan dispensasi dapat memulai kerja sesudah mendampingi anaknya ke sekolah.

Baca Juga :  Guyang Cekathak di Lereng Muria, Warga Colo Kudus Berdoa agar Hujan Segera Turun

Kedua, mendukung satuan pendidikan dalam menyambut peserta didik baru dan berinteraksi dengan orangtua. Ketiga, satuan pendidikan agar melakukan pemasangan spanduk Selamat Datang Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2024/2025 di area sekolah.

“Kita imbau agar setiap orangtua bisa mengantarkan dan mendampingi anaknya di saat hari pertama masuk sekolah, jadi anak tidak dilepas begitu saja di sekolah (saat hari pertama),” katanya.

Hari pertama sekolah dinilai menjadi kesempatan bagi orangtua dengan guru di sekolah, untuk menjalin komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak. Kampanye ini juga bertujuan meningkatkan keterlibatan publik dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru