Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di RS Mardi Rahayu: Jaga Kesehatan Mulai dari Langkah Sederhana

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS Mardi Rahayu Kudus mengajak semua pasien untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan yang rutin. (Foto: JP)

RS Mardi Rahayu Kudus mengajak semua pasien untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan yang rutin. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu, Kabupaten Kudus kembali menggelar acara peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh pada hari ini, Selasa, 15 Okrtober 2024.

Dalam kegiatan ini, rumah sakit mengajak semua pasien untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan yang rutin. Peringatan diawali dengan pertunjukan tari yang menarik, diikuti dengan sesi edukasi bagi pasien rawat jalan.

Direktur RS Mardi Rahayu, dr. Pujianto, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat mengenai cuci tangan pakai sabun. Ia mengungkapkan bahwa langkah sederhana ini sangat efektif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

“Cuci tangan pakai sabun adalah kunci untuk mencegah penularan penyakit,” ujarnya.

Dalam rangkaian kampanye ini, pihaknya juga menggandeng Tim Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RS Mardi Rahayu Kudus, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.

Direktur RS Mardi Rahayu, dr. Pujianto (kiri) bersama Ridha Wahyutomo, ketua PPI sekaligus dokter spesialis Mikrobiologi Klinik di RS Mardi Rahayu. (Foyo: JP)

Ridha Wahyutomo, ketua PPI sekaligus dokter spesialis Mikrobiologi Klinik di RS Mardi Rahayu, menjelaskan bahwa edukasi cuci tangan dilakukan secara berkala untuk pasien dan pengunjung rumah sakit.

Baca Juga :  Resmi Jadi Bagian Sekolah, Murid Kelas Satu SDN 3 Purwosari Kudus Dikukuhkan

“Cuci tangan pakai sabun sudah menjadi suatu hal yang sangat umum saat pandemi, karena terbukti dalam pencegahan dan penularan penyakit. Jangan sampai kesadaran ini menurun setelah pandemi berakhir,” tegasnya.

Untuk memperkuat gerakan ini, RS Mardi Rahayu juga mengadakan Olimpiade PPI yang mencakup lomba kepatuhan cuci tangan pakai sabun, kebersihan lingkungan di setiap unit rumah sakit dan pemakaian alat pelindung diri (APD).

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari,” ungkap Ridha.

Ia berharap agar kebiasaan ini dapat menjadi simbol dari kebersihan, kesehatan, dan keselamatan, terutama di lingkungan rumah sakit.

Melalui inisiatif ini, RS Mardi Rahayu Kudus berharap dapat membangun kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya cuci tangan. Kegiatan yang diadakan tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam pencegahan penularan penyakit di masyarakat. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru