Hanya Enam Rumah Sakit Di Jawa Tengah Bersertifikat Dari Kementerian LH, Salah Satunya RSUD dr Lukmonohadi Kudus

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2019 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dihadapan Media Kudus, Direktur RSUD dr Lukmonohadi didampingi Wakil Direktur Sugiarto menjelaskan tentang pengolahan Limbah B3 (Foto:Aik)

Dihadapan Media Kudus, Direktur RSUD dr Lukmonohadi didampingi Wakil Direktur Sugiarto menjelaskan tentang pengolahan Limbah B3 (Foto:Aik)

Jurnalpantura.id, Kudus – Miliki Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) bersertifikasi dan kantongi izin kegiatan pengelolaan dan penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3). RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus memastikan limbahnya aman dan tidak mencemari lingkungan.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Aziz Achyar mengatakan penanganan LB3 memang menjadi salah satu fokus pihaknya. Mengingat rumah sakit menjadi salah satu penghasil limbah infeksius, yang membutuhkan penanganan khusus.

“IPAL yang kami miliki telah mendapat sertifikat dari Kementrian Lingkungan Hidup. Bahkan RSUD Kudus menjadi salah satu dari enam rumah sakit di Jawa Tengah yang mendapatkan sertifikat tersebut,” paparnya.

Secara rinci, Aziz menyebut ada dua instalasi pengolahan limbah yang digunakan rumah sakitnya. Yakni pengolahan LB3 dan pengolahan limbah domestik cair.

Untuk metode penanganan limbah B3, RSUD menggunakan incenerator sebagai alat pemusnah limbah-limbah infeksius yang dihasilkan dari masing-masing ruang. Seperti kasa, masker, botol infus, blood line, kantong darah, urine bag dan plastik yang terkena cairan tubuh.

“Dalam sehari kita bisa menghasilkan sekitar 250 kilogram limbah infeksius. Dan limbah-limbah tersebut kami musnahkan dalam kurun waktu 3 jam dengan incenerator,” terangnya dihadapan awak media, Selasa 31/12/2019.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Terpilih Tinjau Kondisi IGD RSUD Kudus, Soroti Perlunya Rumah Sakit Baru Tipe C

Kemudian, untuk limbah domestik cair yang dihasilkan dari kamar mandi di masing-masing ruangan dikelola dengan metode anaerob dalam bak biofilter. Setelah melalui pengelolaan secara biologi, air limbah dialirkan ke kolam ikan sebagai indikator kelayakan air.

Sebelum dibuang ke badan air, air tersebut harus melalui proses pengujian kandungan biologis dan kimiawi yang diawasi langsung oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus.

Wakil Direktur RSUD dr Lukmonohadi saat menunjukan fasilitas pengolahan limbah milik RSUD kepada awak media (Foto:Aik)

“Air yang keluar dari IPAL kami uji sebulan sekali. Untuk memastikan kandungannya layak, aman dan tidak mencemari lingkungan,” tambah Sugiarto, Wakil Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Dari 1 ton limbah yang dihasilkan RSUD dr. Loekmono Hadi setiap harinya. Sugiarto menegaskan jika hampir semuanya dikelola dan diolah secara mandiri oleh pihaknya.

Dia menyebut ada beberapa limbah B3 yang tidak dapat dikelola langsung oleh pihaknya. Yakni Lampu TL, catrid, batu batrai dan kaca. Limbah-limbah ini kemudian dipihak ketigakan untuk pemusnahannya.

“Lalu untuk limbah non infeksius, kami kerjasama dengan TPA Tanjungrejo Kudus untuk pemusnahannya,” pungkas dia. (J12/A02)

Berita Terkait

Polisi dan Relawan RRM Bersama Warga Bersihkan Masjid Al Ihsan Getaspejaten
Kudus ASIK Hadir di UTMM 2026, Sampah Peserta Dipilah dan Ditukar Merchandise
Kresek.id Edukasi Siswa SMP 1 Jati Kudus tentang Pilah Sampah dan Daur Ulang
Tekan Emisi Karbon, RS Mardi Rahayu Kudus Mulai Operasikan PLTS Atap 416 kWp
IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
60 Personel Dikerahkan, Pemkab Kudus Kawal Kebersihan Pasca Konser Guyon Waton
Kudus Gencarkan Penghijauan, Target Tanam 50 Pohon Setiap Jumat
Bupati Kudus Respons Kritik Penanaman Pohon di Jalan, Siap Evaluasi
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polisi dan Relawan RRM Bersama Warga Bersihkan Masjid Al Ihsan Getaspejaten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kudus ASIK Hadir di UTMM 2026, Sampah Peserta Dipilah dan Ditukar Merchandise

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kresek.id Edukasi Siswa SMP 1 Jati Kudus tentang Pilah Sampah dan Daur Ulang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tekan Emisi Karbon, RS Mardi Rahayu Kudus Mulai Operasikan PLTS Atap 416 kWp

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Berita Terbaru