Hadapi Bencana, Abdul Mu’ti Ajak Warga Muhammadiyah Untuk Selalu Gotong Royong dan Tolong Menolong

- Jurnalis

Sabtu, 20 November 2021 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu'ti (Foto:J02)

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu'ti (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebagai negara dengan dua musim dan memiliki 300 patahan lempeng menyebar di seluruh wilayah, Indonesia menjadi salah satu negara dengan resiko bencana tinggi.

Musibah tak hanya datang dari alam saja, seperti bencana alam baik itu banjir, tanah longsor dan tsunami. Namun di masa milenial seperti saat ini ada bencana yang hampir dua tahun menyerang bangsa di dunia, yaitu Covid-19.

Untuk itu, masyarakat khususnya warga Muhammadiyah diajak selalu bergotong royong, saling tolong menolong dan bekerjasama dalam melakukan kebaikan.

Ajakan tersebut diungkapkan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti saat menjadi pembicara dalam acara Gerakan Nasional Revolusi Mental kerjasama Kementerian PMK dan Pemuda Muhammadiyah Kudus, di Hotel Griptha Kudus, Jumat 19/11/2021 malam.

Abdul Mu’ti saat menjadi pembicara Gerakan Nasional Revolusi Mental kerjasama Kementerian PMK dan Pemuda Muhammadiyah Kudus (Foto:J02)

Abdul Mu’ti menjelaskan, saat ini masyarakat harus lebih menyiapkan diri bagaimana bisa saling membantu, saling tolong menolong, gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah berjalan selama dua tahun hingga kini belum berakhir, apalagi kemungkinan datangnya Covid-19 gelombang ke tiga.

Baca Juga :  Banom PPP di Banten Ikuti Apel Siaga Harlah PPP ke-49

“Terutama kemungkinan terjadinya gelombang ke tiga, yang di prediksi sekrang terjadi juga di Eropa,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat sendiri sudah memiliki pengalaman selama dua tahun menghadapi pandemi Covid-19.

Segala sesuatunya baik mental, Iman, peralatan medis hingga logistik harus dipersiapkan kembali dengan matang untuk menghadapi kemungkinan gelombang tiga itu.

“Sehingga ketika pandemi (gelombang tiga Covid-19,red) benar terjadi, masyarakat sudah siap. Tidak gugup lagi,” ucapnya.

Pihaknya juga berpesan agar masyarakat tidak terlena dengan kondisi pandemi yang kini sudah melandai. Protokol kesehatan, menurutnya juga harus dimaksimalkan.

“Dengan disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan mengurangi aktifitas yang tidak perlu dilakukan itu sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”ujarnya.(J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru