Festival Anak Indonesia Hebat Digelar di Kudus, Anak Diajak Belajar Sambil Bermain

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Senam Anak Indonesia Hebat, Permainan Anak Tradisional, dan Polisi Sahabat Anak di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. (Foto: J05)

Festival Senam Anak Indonesia Hebat, Permainan Anak Tradisional, dan Polisi Sahabat Anak di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kebiasaan hidup sehat dan pembentukan karakter anak terus didorong sejak usia dini melalui Festival Senam Anak Indonesia Hebat, Permainan Anak Tradisional, dan Polisi Sahabat Anak di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Milad ke-107 TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) dan Milad ke-29 Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Kudus, Senin, 24/8/2026.

Kegiatan Festival Senam Anak Indonesia Hebat, Permainan Anak Tradisional, dan Polisi Sahabat Anak tersebut diikuti oleh ratusan anak, guru, dan pendamping dari TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal se-Kabupaten Kudus.

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kudus Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada anak untuk bergerak, bermain, dan belajar melalui aktivitas yang menyenangkan.

Menurutnya, pengalaman positif di usia dini turut membentuk kebiasaan sehat sekaligus karakter anak.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena anak-anak bisa belajar sambil bermain, bergerak bersama, dan berinteraksi dengan teman-temannya. Dari aktivitas sederhana seperti ini, kita bisa menanamkan kebiasaan hidup sehat, percaya diri, disiplin, dan kebersamaan,” ujar Bunda Endhah.

Baca Juga :  Kreativitas dan Kebersamaan Warnai Semarak Kemerdekaan di PKBM Sejati Kudus

Pihaknya juga mengajak para orang tua memberikan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini sebagai fondasi sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

Menurut Bunda PAUD, Pendidikan anak usia dini setidaknya perlu ditempuh selama satu tahun sebelum masuk SD untuk membantu membangun kesiapan belajar, kemandirian, dan karakter.

“Peran orang tua sangat penting. Pastikan anak mendapatkan pendidikan anak usia dini minimal satu tahun sebelum masuk SD, agar mereka memiliki bekal yang cukup untuk belajar, bersosialisasi, dan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri,” imbuhnya.

Festival tersebut sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara anak, guru, orang tua, dan berbagai unsur pendamping dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak di Kabupaten Kudus. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:01 WIB

148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru