Jurnalpantura.id, Kudus – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kudus kembali menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi para kadernya. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 5/10/2025, di Hotel Proliman Kudus.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan kader dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kudus. Pendidikan politik ini mengusung tema “Peran Kader Partai Demokrat dalam Berdemokrasi di Masyarakat”.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus, Mardijanto, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam rangka mencetak kader-kader berkualitas yang mampu mengaplikasikan nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen DPC Kudus untuk tetap tegak lurus dengan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
“Karena ini untuk masa depan masyarakat Kudus, maka kita laksanakan pendidikan politik. Tegak lurus dengan DPP Demokrat, kami mengupayakan agar kader-kader kita ini bagus,” ujar Mardijanto di sela kegiatan.
Pendidikan politik kali ini juga menjadi ajang konsolidasi antara pengurus lama dan baru di lingkungan DPC Partai Demokrat Kudus.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menanamkan jiwa demokrasi yang kuat pada kader, sekaligus memperkuat jembatan antara partai dengan aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Ini kita libatkan kader-kader yang belum tersentuh, kita briefing ke depannya. Rating Partai Demokrat di pusat kan bagus, kita yang di daerah juga harus bisa menyertai,” tambahnya.
Kepala Sub Bidang Politik Dalam Negeri pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Nurul Hakim, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menyambut baik penyelenggaraan pendidikan politik ini, mengingat pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi berlandaskan Pancasila kepada para kader partai.
“Yang ditekankan adalah bagaimana melaksanakan pendidikan politik yang sesuai dengan demokrasi, sesuai asas Pancasila, yang punya etika dan budaya,” ucap Nurul Hakim.
Menurutnya, seluruh partai politik di Kudus telah menjalankan pendidikan politik sebagai bagian dari tanggung jawab kelembagaan.
Ia berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir kader-kader yang tidak hanya cakap secara politik, tetapi juga memiliki integritas, kejujuran, serta mampu menjaga persatuan dalam keberagamaan. (J05/A01)










