Bidang Peternakan Lakukan Pemeriksaan Daging Hewan Kurban

kesehatan210 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Minggu lalu Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus dengan dipimpin langsung Catur Sulistiyanto S.Sos MM selaku Kepala Dinas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak di pasar hewan serta kandang peternak.

Pada hari raya Idul Adha ini, melalui Bidang Peternakan menurunkan petugasnya untuk melakukan pemeriksaan daging hewan kurban di masyarakat. Tujuannya untuk memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.

Petugas sedang memeriksa hati hewan kurban untuk pastikan kualitasnya (Foto : istimewa)

“ Sesuai arahan pak Kadin, Bapak Catur Sulistiyanto, kita memastikan bahwa daging hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2018 ini insyalloh pasti baik dan sehat serta aman dikonsumsi. Kita lakukan pemeriksaan langsung ke lokasi-lokasi penyembelihan ,” ungkap Sidi Pramono, Kasie Produksi dan Kesehatan Hewan Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, disela-sela pemeriksaan hewan kurban di kawasan gedung JHK Kudus, Rabu (22/08).

Selain di masyarakat, penyembelihan hewan kurban juga dilakukan di RPH Ngembal berjumlah 7 ekor kerbau dan diawasi langsung oleh Sidi Pramono (Foto : istimewa)

Bidang Peternakan pada penyembelihan hewan kurban hari pertama ini menurunkan delapan petugasnya. Yaitu Sidi Pramono, Anton Cahyono, Dwi Listiyani, Zaenuri, Budi Mulyono, Solahudin, Bambang Suryo dan Dwi Murdianto.

Sedangkan lokasi pemeriksaan dilakukan pada sebelas lokasi penyembelihan. Pelayanan pemeriksaan daging hewan kurban dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga.

“ Mayoritas lokasi yang kita periksa di masjid-masjid yang sudah mengajukan surat permohonan untuk diperiksa. Ada juga sekolah dan juga JHK Kudus. Tempat lainnya meski tidak mengajukan surat tetapi kita lalui juga dilakukan pemeriksaan. Untuk masjid Agung kita lakukan besok karena penyembelihan dilaksanakan hari kamis. Namun, sore ini juga kita lakukan pemeriksaan. Sebab prosedurnya adalah pemeriksaan post mortem dan ante-mortem. Maksutnya sebelum dan sesudah penyembelihan ,” terangnya.

Pada hari pertama ini mayoritas daging hewan kurban kualitas baik dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Petugas hanya menemukan hewan kurban yang mengandung cacing hati di kecamatan Jati. Sehingga direkomendasikan agar segera dimusnahkan atau tidak dibagikan ke masyarakat.

Contoh daging berkualitas dari hasil pemeriksaan, aman dibagikan dan dikonsumsi masyarakat (Foto : istimewa)

“ Dagingnya sehat dan aman, hanya hati yang terdapat cacing hati itu saja yang dibuang untuk dimusnahkan. Sebab bahaya kalau dikonsumsi masyarakat. Jadi secara umum pada hari pertama ini pemeriksaan dan pemantauan daging hewan kurban dipastikan aman ,” imbuhnya. (J02/A01)

Komentar