oleh

Bertemu Plt Bupati, Pengurus KONI Kudus Diminta Solid Demi Kemajuan Olahraga

Jurnalpantura.id, Kudus – Jelang persiapan Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2021 dan Porprov Jateng XVI tahun 2022. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus mengajak jajaran pengurus kabupaten (Pengkab) olahraga untuk bersatu dan melakukan konsolidasi organisasi.

Ajakan itu disampaikan Ketua KONI Kudus Antoni Alfin melalui Ketua Bidang Hukum KONI Kudus, Muhammad Nur Hasyim saat ditemui di kantor KONI Kudus usai bertemu dengan Plt Bupati Kudus M Hartopo, Jum’at 19/06/2020.

Menurutnya, mosi tidak percaya yang ditujukan kepada Ketua KONI Kudus periode 2019-2023 Antoni Alfin itu tidak patut dibesar-besarkan.

“Lebih baik lakukan konsolidasi organisasi bersama dan bersatu untuk KONI Kudus,’’ ujar Hasyim.

Ketua Bidang Hukum KONI Kudus, Muhammad Nur Hasyim ditemui di kantor KONI Kudus (Foto:J02)
           
Pihaknya mengaku sudah berusaha memberikan pemahaman kepada jajaran ketua Pengkab, agar persoalan segera tuntas. Disisi lain, pihaknya tengah melakukan evaluasi untuk perkembangan dunia olahraga di Kota Kretek dan melakukan persiapan menyambut Porprov 2022.
           
Disinggung soal pertemuan dengan Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Hasyim menuturkan, untuk persoalan mosi tidak percaya, Hartopo enggan ikut campur dan berdiri di tengah-tengah dalam artian tidak membela salah satu pihak. Ia hanya meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara internal.

“Plt Bupati tidak mau ikut campur. Di tengah-tengah saja. Masalah organisasai selesaikan secara organisasi, dan Ketua diminta segera membicarakan yang terbaik kepada semua pengkab,” tutur Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kudus ini.
           
Hasyim kembali menjelaskan, untuk saat ini KONI Kudus diminta untuk lebih fokus pada persiapan Porprov Jateng XVI, mengingat Kudus digadang-gadang akan menjadi lokasi penutupan pesta olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.

Disisi lain, lanjutnya, jika semua pengurus KONI Kudus ikut mengurusi persoalan mosi tidak percaya itu, dikhawatirkan persiapan Porprov di Kudus terhambat karena proses penyelesaiannya cukup lama. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed