JurnalPantura.id, Kudus – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Kudus berkolaborasi dengan Kodim 0722/Kudus menggelar turnamen Basket Piala Kemerdekaan.
Kejuaraan yang berlangsung sejak 1 hingga 10 Agustus 2025 ini diadakan di lapangan basket milik Kodim dan diikuti oleh 395 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Kompetisi ini menyedot antusiasme tinggi dari para pelajar dan sekolah-sekolah di Kudus. Total 36 tim basket turut ambil bagian dalam turnamen yang digelar secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing.
Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi, menyambut antusias turnamen yang digelar ini, Ia menyampaikan bahwa ajang ini tidak sekadar mencari pemenang, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan karakter dan mental generasi muda.
“Dengan mereka berolahraga dan berkompetisi, anak-anak ini akan memiliki mental yang tangguh dan berkarakter. Ini juga menjadi salah satu cara untuk menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti kecanduan gadget, geng motor bahkan narkoba,” ujar Dandim pada Sabtu 2 Agustus 2025.
Ia juga menambahkan bahwa lapangan basket milik Kodim merupakan fasilitas yang representatif dan rutin digunakan untuk berbagai kegiatan kepemudaan, termasuk kejuaraan basket tahunan seperti Piala Kemerdekaan ini.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kudus, Agus Santoso, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari upaya Perbasi dalam mempopulerkan olahraga basket di tengah masyarakat.
“Selain memeriahkan peringatan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menjaring bibit-bibit unggul. Jika semakin banyak yang bermain basket, kami akan punya lebih banyak pilihan untuk atlet tingkat kabupaten,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar ajang pertandingan, kompetisi ini juga memberi jaminan keselamatan kepada para peserta. Menurut Agus, sebanyak 387 pelajar peserta kejuaraan telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, guna memberikan perlindungan sosial jika terjadi cedera saat bertanding.
“Ada beberapa yang tidak kami daftarkan karena mereka sudah lebih dulu tercatat sebagai peserta saat mengikuti Porprov,” imbuhnya.
Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Deden Rinifiandi, mengonfirmasi bahwa peserta turnamen yang terdaftar akan mendapatkan perlindungan medis penuh jika terjadi cedera, termasuk jika mengalami patah tulang. Dengan membayar iuran sebesar Rp 16.800 per orang, peserta telah mendapatkan perlindungan selama periode kompetisi.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung kegiatan positif generasi muda, sekaligus menanamkan pentingnya perlindungan sosial sejak dini,” kata Deden.
Salah satu peserta, Florencia Stevany, siswi kelas VIII dari SMP Kanisius Kudus, mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut berpartisipasi.
“Saya senang bisa bertanding di kejuaraan ini. Selain menyalurkan hobi, saya juga bisa bertemu teman-teman baru dari sekolah lain. Semoga saya bisa jadi atlet profesional suatu hari nanti,” ucap Florencia, yang mengidolakan bintang NBA LeBron James.
Turnamen ini berlangsung dengan meriah, ditambah dukungan semangat dari para suporter setiap tim yang menyanyikan yel-yel disertai tabuhan drum. Suasana kompetisi menjadi semakin hidup dan membangkitkan semangat sportivitas di kalangan pelajar. (J07/A01)










