Jurnalpantura.id, Kudus – Ratusan relawan dari berbagai komunitas, organisasi masyarakat, Karang taruna, Polri dan TNI di Kabupaten Kudus menggelar kegiatan halal bihalal dengan resik-resik Masjid Agung Kudus, Ahad 14/07/2019.
Riza Adi Kusuma, Koordinator Lapangan acara tersebut mengungkapkan kegiatan tersebut digelar untuk kembali memperarat tali silaturrahim antar masyarakat pasca Pemilu 2019 lalu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan kecintaan umat terhadap masjid.
“Ini sebebarnya kegiatan rutin yang dilakukan oleh komunitas kami. Hanya saja kali ini agak berbeda, karena pesertanya lebih banyak dan beragam,” jelas Seksi Operasional Komunitas Resik-Resik Masjid (RMM) Kudus itu.
Dia menyebut ada sekitar 200 relawan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Komunitas RMM, Panjat Tebing, Pecinta Alam, Polkam, Banser, TNI dan Polri.

Dengan cekatan, mereka saling bekerjasama membersihkan seluruh bagian Masjid Agung Kudus. Dari menara, trotoar depan masjid, taman, toilet dan tempat sholat.
“Kami bersihkan semuanya tanpa terkecuali. Kami juga lakukan penggantian lampu peneragan yang rusak dan mukena,” tambah dia.
Melaui kegitan ini, Riza mengajak kepada seluruh umat islam untuk menumbuhkan rasa memiliki atas tempat ibadahnya. Dengan begitu, rasa kepedulian untuk menjaga kebersihan dan memakmurkan masjid dengan selalu hadir pada setiap shalat berjamaah.
Rifki (11), salah satu relawan dalam kegiatan tersebut mengaku bahagia bisa ikut berkontribusi membersihkan dan meramaikan masjid. Meski baru dua kali mengikuti kegiatan ini, namun dirinya mengaku terpanggil untuk terus mengikuti kegiatan selanjutnya.
Menurutnya, kegiatan bersih-bersih masjid ini terbilang cukup melelahkan. Akan tetapi hal itu terbayarkan lunas, saat melihat masyarakat bisa beribadah dengan hikmad dan nyaman.
“Kalau masjidnya bersih, maka kita ibadahnya juga bisa khusyuk dan nyaman,” pungkasnya. (J12/A02)










