Belanja Pinter Gizine Bener, Karyawan Djarum Diajak Penuhi Gizi Keluarga dengan Modal Rp25 Ribu

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Belanja Pinter Gizine Bener yang digagas oleh Djarum Foundation di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Program Belanja Pinter Gizine Bener yang digagas oleh Djarum Foundation di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Bakti Sosial Djarum Foundation dan Savoria kembali menggelar kegiatan edukasi unik Belanja Pinter Gizine Bener, yang pada tahun 2026 ini diadakan di lima lokasi wilayah Kabupaten Kudus.

Antara lain, SKT Blolo yang dijadwalkan pada Jum’at, 23 Juli, SKT Besito pada 28 Juli, SKT Tanjungkarang 1 pada 30 Juli, SKT Tanjungkarang 2 pada 4 Agustus dan SKT Garung pada 6 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah edukasi kepada karyawan tentang jenis makanan sehat dan kandungannya, dengan membelanjakan uang Rp.25.000 di pasar terdekat di SKT.

Hasil pembelanjaan setiap karyawan akan dinilai oleh para juri, dan mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap mengenai pentingnya berbelanja secara pintar sekaligus memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Tidak hanya itu, diadakan juga berbagai games tentang makan sehat dan bergizi, yang bisa diikuti oleh para karyawan SKT.

Supervisor SKT Tanjungkarang 2 Agus Widianto mengemukakan pentingnya kesadaran para karyawan untuk bijak membelanjakan uang pendapatannya. Belanja secara pintar dapat menjadi model yang sangat baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para karyawan.

“Program kegiatan Belanja Pinter Gizine Bener ini sangat penting dan bermanfaat bagi para karyawan. Pentingnya kesadaran para karyawan untuk bijak membelanjakan uang pendapatannya. Belanja secara pintar dapat menjadi model yang sangat baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para karyawan. Mereka semakin paham bahwa setiap apa yang ia beli, tidak asal “kepengin” melainkan juga paham bahwa gizi keluarganya juga harus terpenuhi. Artinya, pilihan belanja sangat menentukan kualitas kesehatan keluarga,” kata Agus Widianto.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto menyebut bahwa program Belanja Bener Gizine Bener merupakan aksi nyata untuk mengajak masyarakat dalam membentuk keluarga sehat dengan optimal.

“Tidak hanya edukasi, tapi eksekusi juga, bagaimana masyarakat diajari untuk bisa memberikan pemahaman yang baik tentang keluarga sehar, mulai dari bagaimana menyiapkan makanan yang baik untuk keluarga,” tuturnya.

Setiap karyawan dibekali uang Rp 25 ribu untuk dibelanjakan di pasar terdekat. Uang tersebut harus dibelanjakan untuk bahan makanan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna.

“Kita kasih bekal untuk belanja, setelah belanja kita periksa bener tidak sesuai dengan pengetahuan yang diberikan. Setelah itu mereka mendapatkan sesuatu nilai lebih,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Bakti Sosial Djarum Foundation, David Setiadi mengatakan, diselenggarakannya Belanja Pinter Gizine Bener merupakan salah satu cara mengajak para karyawan memahami bahwa langkah hidup sehat dimulai dari piring dan belanja yang tepat.

“Belanja Pinter Gizine Bener merupakan salah satu upaya kami mengajak para karyawan memahami bahwa langkah hidup sehat dimulai dari piring dan belanja yang tepat. Mereka diminta berbelanja di pasar sekitar, lalu hasil belanja dinilai berdasarkan lima komponen gizi seimbang: karbohidrat, protein nabati, protein hewani, sayur, buah, dan pelengkap seperti susu. Peserta yang berhasil memenuhi seluruh kriteria memperoleh hadiah tambahan berupa sembako, sedangkan tiga peserta terbaik juga diganjar paket sembako lengkap. Penilaian dilakukan oleh tim ahli gizi berdasarkan hasil belanja, jawaban peserta, serta efisiensi anggaran yang digunakan,” ujar David.

Baca Juga :  Kunjungi Puskesmas Tahunan, Kadinkes Jepara Pastikan Kesiapan PKG Untuk Warga

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain lomba belanja, kegiatan ini juga diwarnai dengan games edukatif seputar kebutuhan gizi seimbang untuk meningkatkan kesadaran hidup lebih sehat.

Sesampainya di rumah, para peserta akan diminta untuk membuat konten terkait bagaimana mereka mengolah hasil belanja untuk dinikmati bersama dengan keluarga. Konten tersebut akan diupload ke sosial media masing-masing peserta dengan hashtag #BelanjaPinterGizineBener #GEMAS.

Konten-konten tersebut diharapkan menjadi media untuk penyebarluasan informasi pentingnya memilih komponen belanja yang tepat untuk menjaga gizi keluarga.

“Belanja Pinter Gizine Bener tahun ini diadakan di 5 lokasi, yakni: SKT Blolo, SKT Besito, SKT Tanjungkarang 1, SKT Tanjungkarang 2 dan SKT Garung, dengan jumlah ke seluruh mencapai 2.500 karyawan yang kita libatkan. Kita berharap bahwa pembelajaran dan pilihan sikap untuk berbelanja secara pintar dan gizinya juga benar, dapat mereka terapkan dalam keseharian mereka,” ujar David.

Seorang karyawan SKT Garung Siti Fatimah menyatakan, kegiatan ini tidak hanya hiburan tetapi juga pengetahuan yang penting terutama buat dirinya.

Ia merasa sangat beruntung mendapatkan pengalaman berbelanja pinter dan bergizi bener, karena sebelumnya ia sama sekali tidak mempertimbangkan hal-hal penting Ketika berbelanja.

“Saya belanja 4 sehat 5 sempurna, karbohidrat ada beras, protein hewan beli ikan lele, protein nabati beli tahu dan tempe, susu milklife untuk penyempurna, sayur bayam, jeruk dan kelengkeng,” katanya.

Hal senada juga disampaikan seorang ibu di SKT Besito Kirana. Ia sangat senang dengan kegiatan yang diselenggarakan Bakti Sosial Djarum Foundation di lokasi kerjanya.

“Saya sangat bersyukur ada kegiatan Belanja Pinter Gizine Bener ini. Saya mendapat banyak informasi yang sebelumnya saya tidak tahu. Misalnya, saya baru paham bahwa berbelanja itu ya tidak asal belanja. Harus mempertimbangkan gizinya juga. Dan tadi saya juga mendapatkan penjelasan kandungan gizi apa saja yang harus kita penuhi, sehingga kita juga semakin paham kita akan belanja apa saja di pasar,” ujar Kirana.

Hasil belanja peserta kemudian dinilai oleh tim penilai gizi yang telah ditunjuk. Peserta yang berhasil memenuhi lima komponen gizi seimbang mendapatkan hadiah langsung berupa sembako.

Selain itu, tiga peserta terbaik berhak atas paket sembako lengkap dengan penilaian berdasarkan kreativitas berbelanja, kemampuan menjawab pertanyaan seputar gizi, serta efektivitas penggunaan uang. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru