Beban Kerja Tinggi, Minat Guru Jadi Kepala SD di Kudus Rendah, 140 Jabatan Masih Kosong

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus terus berupaya mengatasi kekosongan jabatan kepala sekolah di jenjang Sekolah Dasar (SD).

Saat ini tercatat sekitar 140 posisi kepala sekolah belum terisi secara definitif akibat minimnya jumlah guru yang berminat mengikuti seleksi.

Sekretaris Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan persoalan tersebut hanya terjadi di tingkat SD. Sementara itu, seluruh jabatan kepala sekolah di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah terisi.

Menurutnya, rendahnya minat guru menjadi kepala sekolah dipengaruhi besarnya tanggung jawab yang harus dijalankan.

Kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran, tetapi juga mengelola administrasi, anggaran, hingga menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.

Selain memimpin jalannya kegiatan pendidikan di sekolah, kepala sekolah juga bertanggung jawab dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Tugas tersebut dinilai cukup berat sehingga menjadi salah satu pertimbangan guru untuk tidak mendaftar.

“Untuk SD, sepertinya memang tidak ada tunjangan tambahan. Ini yang membuat minat guru minim, sehingga kami harus terus memberikan motivasi,” kata Anggun.

Baca Juga :  Ikuti MPLS di Sekolah, Siswa Kembar di SMP 5 Kudus Terima Bantuan HP

Sebagai langkah mengatasi kekurangan tersebut, Disdikpora Kudus memanfaatkan kuota calon kepala sekolah yang diberikan pemerintah pusat.

Pada tahun ini, Kabupaten Kudus memperoleh alokasi sebanyak 15 peserta untuk mengikuti seleksi dan pendidikan serta pelatihan (diklat) calon kepala sekolah.

Peserta yang lolos nantinya dipersiapkan menjadi kepala sekolah sesuai kebutuhan di satuan pendidikan. Disdikpora berharap penambahan calon kepala sekolah dapat membantu mengurangi jumlah jabatan yang masih kosong.

Di sisi lain, Disdikpora juga melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah yang telah menjabat selama empat tahun. Mereka akan didata untuk mengikuti diklat periodisasi sebagai bagian dari penyegaran sekaligus penguatan kompetensi kepemimpinan.

Pendataan tersebut juga bertujuan memetakan sekolah-sekolah yang hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif.

Hasil inventarisasi akan menjadi dasar dalam proses penempatan kepala sekolah ke depan agar kebutuhan setiap sekolah dapat terpenuhi.

“Saat ini sekolah yang belum ada kepala sekolah definitif masih kami inventarisir,” pungkas Anggun. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru