Bantah Dugaan Kecurangan Tes Perades di Kudus, Ini Penjelasan Unpad

- Jurnalis

Selasa, 21 Februari 2023 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pusat Studi Administradi dan Kebijakan Publik Universitas Padjajaran, Ramadhan Pancasilawan. (Foto: Istimewa)

Perwakilan Pusat Studi Administradi dan Kebijakan Publik Universitas Padjajaran, Ramadhan Pancasilawan. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Universitas Padjajaran (Unpad) membantah adanya tudingan dugaan kecurangan yang dilakukan dalam pelaksanaan tes seleksi pengisian perangkat desa (perades) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Meski demikian, Unpad mengakui adanya gangguan teknis pada sistemnya, sehingga memunculkan persoalan seperti yang terjadi saat ini.

Perwakilan Pusat Studi Administradi dan Kebijakan Publik Universitas Padjajaran, Ramadhan Pancasilawan menuturkan bahwa pihaknya telah menerima sanggahan-sanggahan yang dikirim oleh peserta tes seleksi.

“Untuk jawaban sanggahan, sudah kami kirim ke masing-masing desa,” ujar Ramadhan, saat ditemui saat pelaksanaan seleksi ulang perangkat Desa Rejosari, Kecamatan Dawe yang digelar di SMP 1 Kudus, Selasa (21/2/2023).

Pihaknya mengungkapkan, kebanyakan sanggahan yang disampaikan oleh para peserta yakni keterlambatan penyampaian skor hasil ujian dan perubahan pengumuman hasil ujian.

Terkait dengan persoalan skoring, Ramadhan menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena adanya peserta yang terlambat mengerjakan. Sehingga, Unpad harus menunggu terlebih dahulu baru melakukan penghitungan skor.

Baca Juga :  ASTI Kudus Kirimkan 34 Atlet Ikuti International Tournament Youth Cup DCT 2022

Sementara pada pos tes psikologi, mereka punya kriteria tersendiri di mana tiap jawaban memiliki bobot nilai yang berbeda. Sehingga penghitungannya baru bisa dilakukan setelah semua peserta menyelesaikan tesnya.

”Memang ada perubahan dan keterlambatan penayangan nilai, namun kami pastikan tidak ada pengkondisian apapun dalam hal nilai seleksi perangkat desa ini,”ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelum banyak desa mengeluhkan adanya kejanggalan yang terjadi pada pelaksanaan seleksi perangkat desa di Kabupaten Kudus yang digelar oleh Unpad. Bahkan, banyak yang menduga telah terjadi kecurangan di balik proses pelaksanaan tersebut.

Universitas Padjajaran menegaskan bahwa tidak ada pengondisian nilai dalam bentuk apapun. Semua murni kesalahan teknis dan adanya keterlambatan penghitungan skor peserta. (J05/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru