Jurnalpantura.id, Yogyakarta – Perguruan Pencak Silat Bangau Ruyung Kabupaten Kudus mencatatkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sunan Kalijaga Cup IV yang digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 18-21 November 2024.
Bangau Ruyung mengirimkan 56 atlet dari berbagai kategori, dan berhasil membawa pulang gelar juara umum untuk beberapa kategori.
Pelatih Bangau Ruyung, Masud, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah sesuai target, yakni gelar Juara Umum, baik untuk kategori usia dini, SMP, maupun SMA. Ini semua berkat latihan rutin yang kami jalani untuk memaksimalkan potensi para atlet,” ujarnya.
Masud menyebut, dengan hasil yang di capai anak-anak ini sesuai dengan target kami.
“Dengan hasil ini, membuktikan Bangau Ruyung Kudus, yang hanya perguruan lokal, bisa bersaing dikancah nasional,” ungkapnya.

Kejurnas ini diikuti lebih dari 900 atlet pencak silat dari berbagai kota.
Bangau Ruyung meraih diantaranya pertama, Juara Umum 1 Usia Dini dengan raihan 7 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Kedua, Juara Umum 1 Pra Remaja/SMP dengan raihan 10 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Ketiga, Juara Umum 2 Remaja/SMA dengan raihan 7 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Sebelum bertanding, sebanyak 56 atlet Bangau Ruyung dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie, di Pendapa Kabupaten Kudus pada 16 November 2024.
Para atlet ini terdiri dari 13 atlet usia dini (TK dan SD), 23 atlet SMP, 16 atlet SMA, dan 4 atlet mahasiswa.
“Kita bertanding atas nama Bangau Ruyung, dan ini adalah pertama kalinya mengikuti Kejurnas yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain mengejar gelar juara, kami juga ingin menguji kemampuan para atlet setelah latihan rutin yang mereka jalani,” tambah Masud.
Masud juga menyoroti konsistensi prestasi atlet Bangau Ruyung di berbagai ajang.
Sebelumnya, perguruan ini berhasil mengukir prestasi di berbagai kejuaraan. Terakhir, berhasil meraih 13 medali emas di ajang internasional Indonesia open di jakarta. (J06/A01)










