Akselerasi TNI POLRI, 100.000 Buruh Solo Raya Telah Divaksin

- Jurnalis

Minggu, 22 Agustus 2021 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI dan Kapolri saat mengunjungi vaksinasi untuk buruh se-Solo Raya di Boyolali (Foto:Istimewa)

Panglima TNI dan Kapolri saat mengunjungi vaksinasi untuk buruh se-Solo Raya di Boyolali (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Boyolali – Akselerasi vaksinasi terus digencarkan pada masyarakat, kali ini Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tinjau langsung vaksinasi dan penyerahan bantuan sosial (bansos) untuk buruh se-Soloraya di PT. PAN Brother Tbk, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad 22/8/2021.

Dalam kunjungannya, Panglima dan Kapolri didampingi oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Kapolri menerangkan sampai hari ini paling tidak sudah 100.000 buruh telah di vaksin.

“Ini secara bertahap akan ditambahkan terus sehingga kebutuhan vaksin di industri yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan,”terang Sigit.

Baca Juga :  Antisipasi Korban Tenggelam, 3 Pilar Kelurahan Kauman Ingatkan Warga Waspada Saat Beraktifitas Di Embung

Menyusul akselerasi vaksinasi, Kapolri berharap sampai akhir Desember angka Covid-19 akan turun drastis.

Panglima TNI mengatakan tak hanya vaksinasi, testing dan tracking juga dilakukan untuk memetakan kasus konfirmasi. Bila ditemukan ada yang positif beserta yang telah kontak erat akan dirawat di tempat isolasi terpusat (isoter).

“Bagi yang masuk gejala ringan termasuk juga yang melakukan isolasi mandiri akan terus kami pantau sehingga bisa mencegah penularan,”tuturnya.

Keduanya sekali lagi meminta pada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap menggunakan masker dan menjaga jarak sebab pandemi covid-19 di Indonesia belum berakhir. (J02/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru