Kudus “Zero Alcohol”, Jelang Lebaran Ribuan Botol Miras Digilas Alat Berat di Simpang Tujuh

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dan Bupati Sam'ani Intakoris simbolis memecahkan botol miras (Foto:JP)

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dan Bupati Sam'ani Intakoris simbolis memecahkan botol miras (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Polres Kudus melakukan aksi nyata dalam “bersih-bersih” penyakit masyarakat (Pekat). Sebanyak 4.628 botol minuman keras (miras) berbagai jenis berakhir di bawah gilasan alat berat pada Kamis 12/03/2026.

Langkah tegas ini diambil demi memastikan malam takbiran dan perayaan Lebaran di Kota Santri berlangsung aman, damai, dan bebas dari keributan.

Kapolres Kudus, Heru Dwi Purnomo, mengungkapkan bahwa ribuan botol tersebut merupakan “panen” dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) serta operasi penyakit masyarakat selama sebulan belakangan.

“2.626 botol miras berbagai merek (pabrikan), dan 1.647 botol miras jenis arak putih (tradisional). Total semua 4.628 botol,” kata AKBP Heru Dwi Purnomo.

Menurutnya, Miras sering kali menjadi sumbu pendek pemicu tawuran, perkelahian, hingga tindak pidana lainnya. Kami bergerak sebelum gangguan itu terjadi,” tegas Kapolres Heru.

​Bukan hanya miras yang jadi sasaran, Polres Kudus juga mengeluarkan lampu merah untuk beberapa aktivitas yang dinilai rawan memicu gesekan sosial, seperti dilarang Sound Horeg serta Musik DJ.

Baca Juga :  500 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran di Demak

“Hiburan tambahan tersebut yang berpotensi memicu kerumunan liar dan kericuhan,” ujarnya.

Untuk pengamanan di malam takbiran, Polres Kudus menyiagakan 500 personel atau sekitar dua pertiga kekuatan Polres Kudus.

​Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang hadir dalam pemusnahan tersebut memberikan apresiasi tinggi, namun sekaligus menyisipkan pengingat keras.

Meski secara regulasi (Perda) Kudus adalah wilayah nol persen alkohol, kenyataan di lapangan menunjukkan miras masih saja merembes masuk.

​”Kudus adalah Kota Santri. Secara aturan kita nol persen alkohol, namun faktanya peredaran masih ditemukan. Kami imbau masyarakat, berhentilah mengonsumsi miras, itu merusak kesehatan dan merusak tatanan sosial,” ujar Sam’ani.

Pemkab Kudus berharap operasi serupa terus berlanjut secara konsisten agar identitas Kudus sebagai daerah yang religius dan kondusif tetap terjaga. (J02/A01)

Berita Terkait

Rutan Kudus Gelar Razia Gabungan, Cegah Masuknya Narkoba dan Barang Terlarang
Ratusan Personel Amankan Aksi Damai di DPRD Kudus, Kapolres Ingatkan Pendekatan Persuasi
Paket Berisi Sajam 1,3 Meter Digagalkan Polsek Kudus, Ini Alasan Bocah 13 Tahun Nekat Pesan Online
Pengiriman Sajam Lewat Online Digagalkan, Polisi Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Polsek Dawe Resmikan Safe House 110 di Dua Desa, Warga Kini Punya Rumah Aman
Polresta Pati Intensifkan Patroli untuk Cegah Euforia Kelulusan Berujung Gangguan Kamtibmas
Surat Edaran Bupati Kudus Terbit, Fokus Cegah Tawuran, Geng Motor, dan Kriminalitas
Kelulusan SMP-MTs Serentak Secara Online, Aparat Intensifkan Patroli di Kudus
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:58 WIB

Rutan Kudus Gelar Razia Gabungan, Cegah Masuknya Narkoba dan Barang Terlarang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Ratusan Personel Amankan Aksi Damai di DPRD Kudus, Kapolres Ingatkan Pendekatan Persuasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:49 WIB

Paket Berisi Sajam 1,3 Meter Digagalkan Polsek Kudus, Ini Alasan Bocah 13 Tahun Nekat Pesan Online

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:36 WIB

Pengiriman Sajam Lewat Online Digagalkan, Polisi Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Polsek Dawe Resmikan Safe House 110 di Dua Desa, Warga Kini Punya Rumah Aman

Berita Terbaru