Jurnalpantura.id, Surakarta – Julukan Macan Muria benar-benar terbukti saat Persiku Kudus tampil garang dan mengamuk di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jum’at 27/02/2026 malam.
Persiku sukses membungkam Persipal Palu dengan skor 4-1 dan membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang tersebut.
Sejak babak pertama, Persiku sudah menunjukkan permainan menyerang. Pergerakan Imam Bagus menjadi motor serangan yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan tuan rumah.
Momentum krusial terjadi pada menit ke-15 saat pemain Persipal, Ganjar Mukti, diganjar kartu merah usai tinjauan VAR karena melakukan pelanggaran terhadap Ifan Nanda dalam situasi sepak pojok. Wasit juga menghadiahkan penalti kepada Persiku yang sukses dieksekusi Igor Costa untuk membawa tim tamu unggul 0-1.
Meski bermain dengan 10 pemain, Persipal sempat memberi perlawanan dan menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui Wiraja yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Persiku, Pambudi. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, terlebih setelah gol sundulan Imam Bagus dianulir karena offside berdasarkan komunikasi VAR.
Memasuki babak kedua, Persiku benar-benar tampil dominan dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Igor Costa kembali mencetak gol pada menit ke-51 setelah menerima umpan matang dari Imam Bagus.
Striker asal Brasil itu kemudian melengkapi hattrick pada menit ke-63 lewat sepakan memanfaatkan bola muntah dari situasi sepak pojok.
Dominasi Macan Muria ditutup lewat gol Imam Bagus pada menit ke-78 melalui skema umpan satu-dua yang rapi bersama Igor.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-4 tetap bertahan untuk kemenangan Persiku, sekaligus mengukuhkan tiga poin berharga dalam persaingan di putaran ketiga.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa bangga atas raihan kemenangan Persiku sekaligus memberikan apresiasi kepada para suporter yang mengikuti nonton bareng dengan tertib.
Ia menilai atmosfer kebersamaan yang tercipta menunjukkan kedewasaan para pendukung.
“Alhamdulillah seluruh suporter bisa menjaga ketertiban selama nobar. Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi para pendukung Persiku untuk mengekspresikan dukungan dengan cara yang positif dan tetap kondusif,” katanya.
Ia juga menilai kemenangan besar atas Persipal sebagai momentum penting bagi tim kebanggaan masyarakat Kudus tersebut.
Menurutnya, hasil itu layak disebut sebagai titik kebangkitan yang sangat berarti bagi perjalanan Persiku musim ini.
“Bisa dibilang ini seperti lailatul qadar bagi Persiku Kudus. Namun perjalanan masih panjang. Tim harus tetap bertahan dan konsisten, karena target kita jelas, yakni menjuarai Divisi Liga 2,” tandasnya. (J02/A01)










