Kunjungi Posko Jati Wetan, Wabup Bellinda Soroti Pentingnya Pendampingan Psikologis

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton saat berbincang dengan para pengungsi di posko Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton saat berbincang dengan para pengungsi di posko Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Bencana banjir masih membawa dampak besar bagi warga Kabupaten Kudus. Ratusan keluarga terpaksa meninggalkan rumah yang terendam air, aktivitas ekonomi terhenti, dan anak-anak harus berhenti dari kegiatan sekolah.

Kondisi tersebut mendorong Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton untuk rutin turun langsung ke sejumlah posko pengungsian.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan para korban banjir mendapatkan pelayanan dan bantuan yang layak.

Saat meninjau Posko Pengungsian Desa Jati Wetan pada Senin malam, 19/1/2026, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton mengaku senang melihat berbagai aktivitas positif yang diikuti para pengungsi, khususnya anak-anak.

Bellinda menyebut, di posko tersebut tersedia layanan terapi healing yang melibatkan psikolog klinis dari RS Mardi Rahayu.

“Anak-anak diberikan kegiatan edukatif dan permainan, sementara orang dewasa juga difasilitasi dengan aktivitas agar tidak jenuh selama berada di Pengungsian,” katanya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Kudus Ajak Masyarakat Tekan Angka Stunting melalui Konsumsi Susu Murni

Dalam kesempatan itu, Bellinda turut berinteraksi langsung dengan anak-anak yang tengah mewarnai serta menyaksikan permainan kelompok yang dipandu oleh psikolog dari Legawa Mental Healthcare Kudus.

“Harapannya kegiatan ini mampu mengurangi potensi trauma akibat bencana banjir,” tuturnya.

Selain fokus pada kesehatan mental, Bellinda memastikan kondisi fisik para pengungsi terus dipantau oleh petugas medis dari puskesmas dan rumah sakit.

Pemerintah daerah juga menjamin ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Wetan Agus Susanto menyampaikan bahwa sebanyak 192 warga saat ini mengungsi di posko desa.

Ia menambahkan, genangan banjir di wilayahnya kembali meningkat hingga mencapai satu meter di beberapa dukuh, dengan dapur umum menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan setiap hari bagi warga terdampak, baik yang mengungsi maupun yang bertahan di rumah. (J05/A01)

Berita Terkait

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September
Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan
Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas
Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026
BPJS Kesehatan Dorong Transformasi Layanan Jantung Berbasis Outcome
Investasi RSUD Sunan Muria Kudus Diproyeksikan Rp 250 Miliar, Dua Investor Nyatakan Minat
Tekan Angka Kematian Ibu, DKK Kudus Gandeng PKK Luncurkan Kencan Bumil dan Parijata
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:59 WIB

IGD RSUD Kudus Makin Padat, Kasus Infeksi Meningkat sejak Awal September

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Tengah Cuaca Ekstrem, DKK Kudus Ingatkan Pentingnya Cukupi Cairan

Selasa, 22 September 2026 - 16:14 WIB

Seleksi Nakes Teladan 2026, DKK Kudus Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Dua Remaja di Kudus Ditemukan Terpapar HIV, KPA Soroti Gaya Hidup Seks Bebas

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Didominasi Faktor Risiko LSL, 108 Kasus HIV Ditemukan di Kudus Selama Pertengahan 2026

Berita Terbaru