Jurnalpantura.id, Kudus – Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie berencana membangun stadion berstandar FIFA (Federation Internationale de Football Association) atau Federasi Sepak Bola Internasional.
Bahkan, menurut Pj Bupati Kudus, proposal pembangunan stadion tersebut sudah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik lndonesia.
Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion berstandar FIFA tesebut sekitar Rp 80 miliar.
Mengingat Stadion Wergu Wetan Kudus akan digunakan sebagai homebase Persiku saat berlaga di Liga 2 musim 2024-2025.
Pemkab Kudus memilih pembangunan dimulai tahun depan yakni di 2025.
“Setelah diskusi, kita ikhtiar tahun depan. Tahun ini kita usahakan sebisanya, yang penting tidak jadi tim musafir (di Liga 2), dan alhamdulillah kita tidak jadi musafir,” terang Pj Bupati Kudus pada Senin 02/09/2024.
Disinggung kapan proposal pembangunan mega proyek stadion di Kudus diajukan, Hasan mengaku sudah diajukan sebelum dirinya bertemu Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Ibu Kota Nusantara pada 13/08/2024 lalu.
“Sebelum ke IKN, sebelumnya saya sudah ke PUPR, ke Kantor PSSI, pas ketemu Pak Bas saya colek lagi kalau kita (Pemkab Kudus) mengajukan proposal ini itu, kalau ketemu dihangatkan (diingatkan) lagi,” terang Hasan yang juga merupakan Kepala BKHM (Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat) Kemendikbudristek.

Meskipun telah mengenal sosok Menteri PUPR sejak lama, Hasan tetap berharap bahwa rencana pembangunan stadion berstandar FIFA di Kudus bisa terealisasi. Mengingat banyak juga daerah lainnya di Indonesia yang memiliki ambisi sama.
“Insyaallah moga-moga (disetujui). Lokasinya nanti sama, di Stadion Wergu Wetan,” ucapnya.
Dari proposal pembangunan yang diajukan, Hasan membeberkan bahwa anggaran yang diajukan sekitar Rp 80 miliar.
Dari nominal tersebut, Pemkab Kudus berencana merenovasi total semua kondisi Stadion Wergu Wetan saat ini. Baik itu tribun penonton serta lainnya, akan dibongkar dan disesuaikan dengan standar FIFA.
“Tapi itu tetap tergantung assessment dari PUPR, apakah nanti dari yang kita ajukan ada yang memang perlu atau tidak, tergantung dari PUPR,” terangnya.
Pihaknya juga memastikan, selama dirinya menjadi Pj Bupati Kudus, Hasan akan mengawal proyek pembangunan stadion itu.
“Selama saya jadi Pj Bupati, saya kawal,” tegasnya dengan tersenyum lebar.
“Saya gak berani janji, tapi saya ikhtiarkan semaksimal mungkin. Kami sudah ada gambaran desainnya seperti apa, sudah ada RAB (Rencana Anggaran Biaya) item-item mana saja yang perlu diperbaiki,” pungkasnya. (J02/A01)










