Jurnalpantura.id, Kudus – Suasana panas dan sumuk di ruang rekapitulasi suara tingkat Kecamatan Jekulo mendapat kunjungan dari Wakil Bupati Kudus HM Hartopo. Dia berharap, meski kondisi tempat pleno rekapitulasi kurang nyaman, namun tetap meminta Panwaslu Kecamatan Jekulo untuk tetap bersemangat melakukan pengawasan.
“Kami Paham, kondisi fisik teman-teman Panwaslu kecamatan sedikit menurun setelah Hari H Pemilu. Sebab melakukan pengawasan sampai larut malam, bahkan ada yang sampai menjelang subuh hari berikutnya ,” ujar Hartopo, Sabtu 20/04/2019 di Balai Desa Hadipolo.

Pria yang gemar olahraga fitness ini kemudian meninjau seluruh sudut ruangan dan merasakan kondisi pengap. Sebab semua jendela tidak ada angin masuk sehingga angin hanya keluar masuk dari pintu depan.
“ Rasanya seperti sedang sauna ,” seloroh Hartopo yang diikuti tawa orang-orang disekitarnya.
Politisi PDIP itu berharap agar pihak PPK atau Desa Hadipolo mengatur sirkulasi udara agar para pelaksana pemilu di dalam ruangan lebih merasa nyaman. Sebab, kondisi fisik lelah ditambah suasana ruangan panas akan berpengaruh pada proses pelaksanaan.
“ Itu kan hal yang manusia thoo . Kalau ruangan nyaman, tentu pihak penyelenggara dan pengawas juga melaksanakan tugas dengan enak ,” tukasnya.
Selain itu, Hartopo berpesan pada Panwaslu Kecamatan Jekulo untuk melakukan pengawasan dengan penuh semangat. Sebab, berdasarkan informasi yang diterimanya, para penyelenggara pemilu tingkat KPPS mayoritas orang-orang baru dan muda-muda.
“ Kemarin kan pelaksanaan sampai dinihari. Bisa jadi konsentrasi dank arena belum pengalaman , khilaf melakukan salah tulis atau salah hitung. Jadi, untuk Panwas Kecamatan, lebih baik gegeran didepan karena menemukan kesalahan, daripada sekarang dianggap beres tetapi dibelakang nanti ditemukan masalah. Semangat terus untuk teman-teman Panwaslu Kecamatan ,” tandasnya.
Muh Sofyan Hadi, Panwaslu Kecamatan Jekulo, menyampaikan terimakasihnya atas pemberian motivasi semangat dari Wakil Bupati HM Hartopo.
“ Kami bersama teman-teman Panwascam setuju dengan pak Wakil. Lebih baik agak lambat menyelesaikan rekap karena kita gegeran untuk membetulkan kesalahan dari KPPS. Daripada nanti dibelakang hari kita kerja lagi karena ditemukan kesalahan KPPS yang kelewatan ,” ujar Sofyan.
Malam Sebelumnya, Kapolres Kudus AKBP Saptono, bersama jajarannya juga melakukan kunjungan ke ruangan pleno rekapitulasi di Balai Desa Hadipolo. Senada dengan Wabup Hartopo, Kapolres juga merasakan suasana panas dan kurang nyaman .
“ Mungkin akan lebih baik kalau pihak penyelenggara ( PPK), memasang AC portable. Dua unit cukup bisa membuat ruangan jadi lebih nyaman. Kalau suasana nyaman, pasti yang di dalam ruangan juga akan lebih nyaman bekerja ,” kata Kapolres. (J09/A02)










