906 Atlet dari 29 Provinsi Ramaikan MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 di Kudus

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atmosfer kompetitif tinggi tersaji selama gelaran MilkLife Archery Challenge Kejurnas
Junior 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus (Foto:Istimewa)

Atmosfer kompetitif tinggi tersaji selama gelaran MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife berkolaborasi dengan PB Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menggelar MilkLife Archery Challenge Kejuaran Nasional (Kejurnas) Junior 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 22-29 Juli 2026.

Sebanyak 906 atlet dari 29 provinsi di Indonesia membidik gelar kampiun sekaligus membuktikan diri sebagai bibit-bibit pemanah andalan Indonesia.

Ketua Panitia Penyelenggara MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026, Vera Eka Wardani, mengatakan antusiasme pemanah muda menunjukkan tren positif yang tercermin dari peningkatan jumlah peserta dibanding tahun lalu yang berjumlah 876 pemanah muda.

Hal ini menjadi angin segar dalam memperkokoh ekosistem dan regenerasi atlet panahan di Indonesia.

“Tak hanya dari jumlah yang meningkat, atmosfer kompetisi pada kejurnas tahun ini menjadi sangat kompetitif sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu barometer penting dalam peta pembinaan panahan nasional. Didukung dengan venue yang berstandar internasional sehingga memberikan atlet junior pengalaman menghadapi kompetisi kelas dunia sejak dini. MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior ini diharapkan dapat melahirkan generasi atlet panahan Indonesia yang unggul, tangguh dan siap bersaing di panggung dunia,” kata Vera.

MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior merupakan fase lanjutan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam mengembangkan potensi cabang olahraga panahan Indonesia.

Sebelumnya, berkolaborasi dengan Perpani Kudus, setiap tahun juga diselenggarakan MilkLife Archery Challenge yang menyasar pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) untuk wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

“Dengan adanya MilkLife Soccer Challenge untuk level pelajar SD dan MI serta Kejurnas Junior, kami berupaya membangun fondasi pembinaan panahan berjenjang yang diharapkan dapat menemukan bibit-bibit berkualitas, sehingga cabor ini dapat berbicara banyak di level
internasional. Semoga kita dapat melahirkan srikandi-srikandi baru seperti era Tiga Srikandi yang pernah meraih medali perak di Olimpiade Seoul, 38 tahun lalu,” ujar Vera.

Pada edisi kali ini, MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 mempertandingkan tiga divisi yakni Nasional (U10, U13, U15 dan U18), Recurve (U13, U15 dan U18) dan Compound (U13, U15 dan U18).

Seluruh atlet terlebih dulu menjalani babak kualifikasi untuk menentukan peringkat sebagai dasar penyusunan bagan eliminasi, sebelum bersaing secara head to head hingga partai final.

Pada divisi Nasional dan Recurve, pertandingan menggunakan sistem set point dimana para pemanah mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga seri demi memastikan langkah ke babak selanjutnya.

Baca Juga :  Seleknas Panahan Tahap 2 Digelar di Supersoccer Arena Kudus, Jaring Atlet Terbaik untuk Sea Games 2025

Adapun divisi Compound, penilaian menggunakan akumulasi skor terbanyak dari lima seri untuk menentukan pemenangnya di setiap babak.

Salah satu kontingen yang datang dengan semangat penuh ialah Kepulauan Riau (Kepri) dengan menurunkan 55 atlet pada kategori U10, U13, U15 dan U18 di seluruh divisi yang
dipertandingkan.

Alih-alih memasang target podium tertinggi, skuad Bumi Segantang Lada justru ingin merasakan atmosfer pertandingan yang kompetitif dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di MilkLife Archery Challenge kejurnas Junior.

“Alhamdulillah hasil tahun ini melampaui ekspektasi karena kami mampu bersaing dengan kontingen-kontingen kuat dari Pulau Jawa dan membawa pulang lebih banyak medali dibanding tahun lalu. Terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang telah memfasilitasi
penyelenggaraan Kejurnas Junior di venue yang sangat baik. Menurut saya, ini merupakan salah satu lokasi terbaik untuk kejuaraan panahan nasional. Fasilitasnya lengkap dan kondisi anginnya sangat menantang sehingga memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi
atlet. Kejuaraan seperti ini juga penting untuk menjaga pembinaan atlet secara berjenjang dari U10 hingga U18 agar bibit-bibit pemanah Indonesia dapat terus dipersiapkan menuju level yang lebih tinggi, termasuk Pelatnas dan kejuaraan internasional,” ujar Pelatih panahan kontingen Kepri, Budi Darmawan Tanjung.

Tak hanya dari Kepulauan Riau, motivasi berlaga di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior
juga datang dari Kalimantan Timur. Salah satu pemanah Benua Etam, Khairunnisa, sukses memborong tiga medali emas dan satu perunggu di divisi Compound U-15 Putri.

Pada partai final nomor individu, pemanah berusia 14 tahun itu mengatasi perlawanan Rania Shafiyyah
Hannha dari Bengkulu dengan skor 140-134.

Capaian tersebut tak lepas dari kerja keras selama berlatih serta dukungan penuh kedua orang tuanya yang terus meyakinkannya untuk berangkat dan tampil di Kejurnas Junior meski sempat ragu lantaran terkendala biaya.

“Aku bersyukur orang tua mendukung penuh dan meyakinkan untuk tampil percaya diri meraih
medali emas. Pengalaman bertanding di MilkLife Archery Kejurnas Junior 2026 juga menyenangkan karena aku bisa bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah. Meski
tantangan anginnya cukup berat, aku harus tenang dan fokus. Karena olahraga panahan bukan hanya teknik yang penting, tetapi juga mental,” bilang Khairunnisa. (J02/A01)

Berita Terkait

Dramatis! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Bupati Sam’ani Rayakan Kemenangan Bersama Warga Kudus
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
BRI Dukung Kejurkab Bupati Cup 2026, Dorong Semangat dan Prestasi Basket Pelajar Kabupaten Demak
Memburu Tiket ke PB Djarum, 1.601 Pebulutangkis Muda Bertarung di Kudus
Kudus Finis Peringkat 14 Popda Jateng 2026, Disdikpora Evaluasi Pembinaan Atlet
Jadwal Kuliah Padat Tak Halangi Raffael Ega Boyong Emas Karate Internasional
Rehabilitasi Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Capai 50 Persen, Atap Diganti Material Alderon
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Dramatis! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Bupati Sam’ani Rayakan Kemenangan Bersama Warga Kudus

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:41 WIB

Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga

Jumat, 18 September 2026 - 14:25 WIB

BRI Dukung Kejurkab Bupati Cup 2026, Dorong Semangat dan Prestasi Basket Pelajar Kabupaten Demak

Rabu, 9 September 2026 - 20:49 WIB

Memburu Tiket ke PB Djarum, 1.601 Pebulutangkis Muda Bertarung di Kudus

Berita Terbaru