oleh

19 Dari 32 Pengusung Mosi Mundur, Musorkablub KONI Kudus Gagal

Jurnalpantura.id, Kudus – Upaya menggoyang kepemimpinan Antoni Alvin sebagai ketua KONI Kudus periode 2019-2023 melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Kudus Luar Biasa (Musorkablub) oleh Forum Pengkab Olahraga (FKPO) dipastikan gagal.

Hal ini terbukti setelah dalam Rapat Pleno Pengurus KONI tentang Pembahasan Mosi Tidak Percaya yang diajukan oleh FKPO yang digelar di Kantor KONI Kudus dinyatakan gagal karena jumlah pengusung mosi tidak lagi memenuhi kuorum, Kamis 30/07/2020 malam.

Dalam rapat Pleno Pengurus KONI Kudus yang dipimpin oleh Agus Widodo, saat dilakukan verifikasi jumlah surat dukungan dari para ketua Pengkab pendukung mosi tidak percaya ternyata hanya didukung oleh 13 pengkab.

Suasana Rapat Pleno Pengurus KONI Kudus membahas perlu tidaknya Musorkablub (Foto:J02)

Dari pantauan media ini, Rapat yang dipimpin oleh Agus Widodo, sekretaris Umum KONI, menyampaikan bahwa syarat untuk menggelar Musorkablub sesuai dengan AD/ART organisasi harus didukung oleh sebanyak dua pertiga dari 46 Pengkab yang ada atau 32 Pengkab.

Namun setelah dilakukan penghitungan, bahwa klaim pengusung mosi tidak percaya, yang sebelumnya disebut didukung sebanyak 32 kini tinggal sebanyak 13 Pengkab setelah 19 Pengkab telah menyatakan mencabut dukungan dengan melampirkan surat pencabutan dukungannya yang dibubuhi materai.

Pimpinan Sidang Rapat Pleno Pengurus KONI Kudus Dengan Pembahasan Perlu Tidaknya Musorkablub, memutuskan, jumlah pengusung mosi tidak percaya kepada ketua KONI, tidak memenuhi kuorum dan tidak sah.

“Jadi usulan penyelenggaraan Musorkablub sepakat dinyatakan ditolak,” Putusnya.

Tidak seperti ekspektasi sejumlah pengamat, rapat pleno berlangsung smooth dan tanpa gejolak berarti meski disekitar arena rapat dan gedung KONI sempat dijaga oleh sejumlah petugas keamanan dari unsur kepolisian baik berseragam maupun preman.

Dipimpin Agus Widodo, Rapat Pleno Pengurus KONI Kudus diputuskan menolak usulan Musorkablub (Foto:J02)

Usai rapat ditutup ketua Koni Kudus yang ditemui media ini mengatakan, dengan gagalnya upaya untuk penyelenggaraan Musorkablub, berarti dirinya tetap ketua KONI Kudus yang syah, dia berharap semua pengurus KONI kembali bersatu dan berkonsentrasi kepada persiapan menjelang pelaksanaan Porprov 2022.

“KONI itu organisasi olahraga, bukan politik, sudah saatnya kita bersatu untuk memajukan dunia olahraga dengan mempersembahkan prestasi di Porprov 2022,”Ujar Antoni Alvin.

Sementara itu, kepala bidang pembinaan dan prestasi di KONI, Masud yang dikenal sebagai Koordinator FKOP mengatakan, Sejumlah agenda dan even olahraga besar sudah didepan mata termasuk Porprov 2022 yang persiapannya harus sudah dimulai dalam waktu dekat, saya tak ingin gerakan ini mengganggu kinerja KONI dan pembinaan prestasi atlet.

“Ini bukti kecintaan saya terhadap dunia Olahraga, mari kita bangun olahraga Kudus dengan meraih prestasi di ajang Porprov,” tegasnya. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed